Berita

Dunia

Rumania Setujui Dukungan Finansial Untuk Korban Selamat Holocaust

JUMAT, 19 MEI 2017 | 20:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Rumania telah menyetujui undang-undang yang mengizinkan dukungan keuangan langsung kepada korban selamat Holocaust di bekas negara sekutu Nazi selama Perang Dunia Kedua.

Pembuat undang-undang Silviu Vexler pada Jumat (19/5) mengatakan bahwa penerima manfaat akan mencakup orang-orang yang dideportasi ke kamp ghetto atau konsentrasi, orang-orang yang selamat dari kereta api dan aborsi pekerja paksa, pengungsi dan orang-orang yang dipenjara karena alasan etnis atau dikeluarkan secara paksa dari rumah mereka.

"Hukum ini adalah tindakan simbolis untuk lebih mengenali penderitaan mengerikan orang-orang yang telah melewati saat-saat paling gelap," kata Vexler, yang mewakili Federasi Komunitas Yahudi di Rumania, sebagaimana dimuat Reuters.


Undang-undang tersebut akan menetapkan pembayaran bulanan sampai 400 lei atau setara dengan 97,98 dolar AS per bulan untuk setiap tahun deportasi atau penahanan.

Langkah ini akan diberlakukan mulai 1 Juli mendatang.

Ketentuannya juga berlaku untuk orang-orang yang selamat dari Holocaust yang tidak memiliki kewarganegaraan Rumania atau tinggal di negara tersebut, dan juga pasangan hidup korban Holocaust yang meninggal jika mereka tidak menikah lagi.

Belum jelas berapa banyak orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pembayaran atau berapa biaya totalnya ke negara Rumania.

Namun diketahui bahwa Rumania adalah sekutu Nazi Jerman sampai Agustus 1944 ketika berganti sisi menjadi sekutu, dan sebagian besar harta Yahudi yang disita selama perang kemudian dinasionalisasi oleh kediktatoran komunis yang mengikutinya.

Sebuah komisi internasional, dalam laporan tahun 2004, menempatkan jumlah total orang Yahudi Rumania dan Ukraina yang tewas di wilayah-wilayah di bawah administrasi Rumania di 280.000 sampai 380.000. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya