Berita

Duterte/Net

Dunia

Duterte: China Peringatkan Akan Ada Perang Jika Filipina Tetap Mengebor Minyak

JUMAT, 19 MEI 2017 | 20:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping telah memperingatkannya bahwa akan ada perang jika Manila mencoba menerapkan sebuah keputusan arbitrase dan mengebor minyak di bagian yang dipersengketakan dari Laut China Selatan.

Hal itu disampaikan Duterte dalam pidatonya hari ini (Jumat, 19/5).

"Kami bermaksud mengebor minyak di sana. Jika itu milik Anda, itu adalah pandangan Anda. Tapi pandangan saya adalah, saya bisa mengebor minyak, jika ada beberapa di dalam perut bumi karena ini adalah milik kita," kata Duterte saat menjelaskan kembali percakapannya dengan Xi beberapa waktu lalu seperti dimuat Reuters.


"Tanggapannya kepada saya, 'kami berteman, kami tidak ingin bertengkar dengan Anda, kami ingin mempertahankan kehadiran hubungan hangat, tapi jika Anda memaksakan masalah ini, kami akan berperang.'," sambung Duterte, mengulangi tanggapan dari Xi.

Pernyataan Duterte tersebut seolah membalik komentar kritikus yang menilai bahwa Duterte akan bersikap lunak terhadap Beijing untuk mendorongnya agar mematuhi sebuah penghargaan tahun lalu oleh Pengadilan Permanen Arbitrase di Den Haag, yang memutuskan untuk mendukung Filipina.

Penghargaan Den Haag tersebut memperjelas hak kedaulatan Filipina di Kawasan Ekonomi Eksklusif seluas 200 mil untuk mengakses ladang minyak dan gas lepas pantai, termasuk Reed Bank, 85 mil laut di lepas pantai.

Ini juga membuat klaim sembilan baris di China yang tidak sah pada peta yang menunjukkan kedaulatan atas sebagian besar Laut China Selatan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya