Berita

Global

Trump: Krisis Di Venezuela, Aib Bagi Kemanusiaan

JUMAT, 19 MEI 2017 | 18:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut bahwa situasi yang tengah terjadi di Venezuela saat ini merupakan aib bagi kemanusiaan.

Venezuela sendiri diketahui saat ini tengah berjuang melawan krisis politik dan ekonomi serta gelobang protes dari masyarakat.

"Kami belum benar-benar melihat masalah seperti itu dalam beberapa dekade, dalam hal jenis kekerasan yang kami saksikan," kata Trump mengatakan dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Presiden Kolombia Juan Manuel Santos pekan ini.


"Orang tidak cukup makan Orang tidak memiliki makanan. Ada kekerasan besar dan kita akan melakukan apapun yang diperlukan,  kita akan bekerja sama untuk melakukan apapun yang diperlukan untuk membantu memperbaiki itu,," sambung Trump.

"Apa yang terjadi benar-benar aib bagi kemanusiaan," tegasnya.

Tak lama setelah komentar Trump,  Departemen Keuangan AS mengeluarkan sanksi terhadap delapan anggota Mahkamah Agung Venezuela, dengan menuduh mereka merongrong legislatif demokratis negara yang sangat terpecah dalam mendukung pemerintah yang korup.

Diketahui bahwa meskipun memiliki cadangan minyak yang luas, Venezuela menderita kekurangan pangan, obat-obatan dan persediaan dasar lainnya. Pihak oposisi kanan tengah menyalahkan semua kesalahan manajemen dan korupsi di pemerintahan Sosialis.

Sementara Presiden Nicolas Maduro menyalahkan sabotase oleh oposisi yang menurutnya didukung oleh Washington.

"Ketika Anda melihat cadangan minyak yang mereka miliki, ketika Anda melihat potensi kekayaan yang dimiliki Venezuela, Anda harus bertanya-tanya mengapa hal itu terjadi, bagaimana mungkin?" Kata Trump seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya