Berita

DMZ/Net

Global

Atlet Korut Akan Diizinkan Lewati DMZ Pada Pyeongchang 2018

JUMAT, 19 MEI 2017 | 17:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Atlet-atlet Korea Utara akan diizinkan untuk melakukan perjalanan melalui zona larangan melintas, atau zona demiliterisasi (DMZ) ke Korea Selatan sebelum ajang Olimpiade Musim Dingin tahun depan.

Begitu janji yang disampaikan oleh pihak penyelenggara pekan ini. Langkah ini menjadi semacam isyarat damai simbolis antara dua negara yang masih kerap bersitegang.

Sebagai informasi, zona demiliterasi atau DMZ ini merupakan area perbatasan kedua negara seluas 4 kilometer di mana sejumlah besar tentara bersenjata ditempatkan di kedua sisi dan tidak ada pergerakan yang diizinkan di kedua belah pihak. DMZ ini didirikan pada akhir Perang Korea pada tahun 1953


Namun demikian, ketua panitia Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018 Hee-Beom Lee mengatakan bahwa atlet dari Korea Utara dapat tiba ke Korea Selatan melalui jalur darat.

"Secara simbolis, untuk menjaga perdamaian di semenanjung Korea, partisipasi mereka sangat penting, dan untuk kesuksesan Olimpiade," tambahnya.

Kendati demikian, hanya atlet yang diizinkan melintas, sehingga staf pendukung dan penggemar masih harus melakukan perjalanan dari Korea Utara melalui kapal.

Bulan lalu, pejabat Olimpiade menegaskan meningkatnya ketegangan di semenanjung tidak akan membahayakan Olimpiade.

Sejauh ini, belum ada warga Korea Utara yang memenuhi syarat untuk Olimpiade. Namun demikian ada potensi munculnya atlet-atlet potensial.

"Dengan atau tanpa kualifikasi kami masih berbicara dengan Komite Olimpiade Internasional dan federasi internasional yang relevan untuk Korea Utara untuk berpartisipasi," kata Lee seperti dimuat BBC.

Olimpiade Musim Dingin itu sendiri akan digelar antara tanggal 9 hingga 25 Februari, dengan Paralimpiade Musim Dingin berlangsung dari tanggal 9-18 Maret. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya