Berita

Hassan Rouhani dan Seyyed Ebrahim Raeisi/Press TV

Dunia

Ayatollah Khamenei Jadi Orang Pertama Yang Gunakan Hak Suara Dalam Pilpres Hari Ini

JUMAT, 19 MEI 2017 | 13:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Iran menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum yang digelar hari ini (Jumat, 19/5).

Dalam pemilu kali ini, capres incumbent Hassan Rouhani memperebutkan kursi Presiden Iran selanjutnya dengan penantang serius, Seyyed Ebrahim Raeisi.

Sebanyak 63.500 tempat pemungutan suara dibuka pada pukul 08:00 waktu setempat untuk menampung lebih dari 56 juta warga Iran yang memiliki hak pilih. TPS dibuka hingga pukul 18.00 sore ini.


Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei adalah orang pertama yang memberikan suaranya dalam pemilu kali ini.

"Saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas restu demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam pemilihan. Ini adalah berkat yang besar," kata Khamenei usai menggunakan hak suaranya.

"Segala puji bagi Allah, orang-orang kita bersyukur atas restu ini. Anda lihat mereka berpartisipasi dan saran saya adalah semakin banyak orang berpartisipasi dan sampai pada pemilihan paling cepat," sambungnya.

Ayatollah Khamenei menggambarkan pemilihan 2017 sebagai hal yang sangat penting. Ia mengatakan bahwa takdir negara berada di tangan rakyat.

"Saya yakin sebuah pekerjaan yang baik harus dilakukan pada dini hari dan tidak boleh ditunda. Saya juga yakin pemilihan presiden sangat penting," sambungnya.

Selain memilih presiden, warga Iran juga menggunakan hak suaranya untuk memilih anggota Dewan Kota dan Desa negara tersebut.

"Pemilu Kota dan Desa juga penting karena mereka yang bertanggung jawab atas layanan perkotaan dan pedesaan, yaitu masalah sehari-hari yang melibatkan masyarakat," jelasnya seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya