Berita

Bisnis

Telkom dan Schlumberger Hadirkan Indonesia Energy Cloud

KAMIS, 18 MEI 2017 | 20:03 WIB | LAPORAN:

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bekerjasama dengan penyedia utama jasa dan teknologi bagi perusahaan migas, Schlumberger, menghadirkan terobosan baru yaitu Indonesia Energy Cloud yang diluncurkan pada pembukaan event the 41st Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention dan Exhibition di Jakarta Convention Center.

Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Siti Choiriana mengungkapkan bahwa Indonesia Energy Cloud merupakan wujud komitmen Telkom  mendukung peningkatan produktivitas sektor minyak dan gas (migas) di Indonesia.

"Indonesia Energi Cloud dihadirkan untuk menyiasati tingginya capital expenditure yang harus dikeluarkan perusahaan-perusahaan migas dalam memenuhi kebutuhan solusi layanan Information & Communication Technology (ICT),” kata Siti Choiriana dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (18/5).


Sementara itu, Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dalam sambutannya berharap Indonesia Energy Cloud dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sehingga menambah daya tarik investor  menanamkan modalnya pada sektor hulu migas di Indonesia yang akhirnya memberikan manfaat dan penerimaan maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Keberadaan Indonesia Energy Cloud ini memungkinkan pelaku migas meniadakan investasi aplikasi dan infrastruktur ICT dengan cara mengakses aplikasi dan menyimpan data di cloud yang tersimpan di dalam data center kelas dunia dengan teknologi cloud terbaik yang disediakan oleh anak usaha Telkom, PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma). Solusi layanan ICT ini juga didukung jaringan backbone Telkom yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Utama Telkomsigma Judi Achmadi menyampaikan kesiapan Telkomsigma untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital di Indonesia. Salah satunya dengan memfasilitasi sistem ICT sektor migas melalui solusi layanan cloud dengan tingkat keamanan dan kehandalan tinggi, didukung data center tier-3 yang telah tersertifikasi ISO 9001:2008 for Data Center Operation, ISO 27001:2005 for Information Security Management System dan Uptime Institute for Data Center Tier 3 Design. “Solusi layanan ini tentunya akan dapat mempercepat pertumbuhan bisnis perusahaan,” tambah Judi Achmadi.

Selain meningkatkan dukungan bisnis terhadap industri migas, Indonesia Energy Cloud sangat membantu  pengembangan kompetensi nasional migas yang masih membutuhkan banyak tenaga ahli nasional untuk menemukan cadangan minyak baru dan mengembangkan cadangan minyak yang ada saat ini. Dengan mempermudah akses ke teknologi terbaru ini, para tenaga ahli juga dapat dengan lebih akurat menganalisa data terkait migas sehingga dapat digunakan sebagai masukan untuk perencanaan penggunaan teknologi mutakhir yang sesuai dengan kebutuhan. Contoh pemanfaatan teknologi ini adalah untuk memodelkan berbagai teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) untuk menentukan treatment teknis yang paling sesuai dengan karakteristik lapangan minyak sebelum diimplementasikan di lapangan sehingga dapat mengurangi biaya operasi.

Pada kesempatan yang sama, Director Schlumberger Amit Singh menyampaikan apresiasi terhadap kerjasama ini. "Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi yang memiliki keseluruhan infrastruktur pendukung data center di Indonesia, akan dapat memenuhi kebutuhan solusi cloud dengan tetap menjaga agar semua data migas tetap berada di wilayah Republik Indonesia."

"Cloud service ini disediakan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan migas dalam memanfaatkan teknologi terbaru yang membutuhkan kemampuan komputasi yang semakin tinggi. Pada saat yang bersamaan para pemain industri migas mendapatkan jasa tersebut yang mendukung kegiatan operasional mereka seraya melakukan optimasi biaya kepemilikan total (TCO – Total Cost of Ownership),” kata Amit Singh. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya