Berita

Putri Mako/Net

Global

Ini Ritual Pernikahan Putri Keluarga Kaisar Jepang

RABU, 17 MEI 2017 | 18:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putri Mako, cucu tertua Kaisar Akihito akan menjalani sejumlah ritual dan prosedur dengan tunangannya, Kei Komuro sebelum resmi menikah.

Dikabarkan Japan Times, dalam ritus tradisional pertunangan yang disebut Nosai no Gi, utusan Komuro harus mengunjungi Istana Kekaisaran dengan hadiah untuk secara resmi membuat sumpah pertunangan.

Kemudian tanggal pernikahan mereka akan diumumkan oleh utusan Komuro yang mengunjungi istana tersebut dalam sebuah ritus yang dikenal dengan nama Kokki no Gi.


Diketahui bahwa menurut aturan kekaisaran yang telah berabad-abad lamanya dibuat, keluarga kekaisaran yang memilih untuk menikah dengan orang biasa maka harus melepaskan status kekaisarannya.

Ketika seorang anggota keluarga Kekaisaran perempuan menjadi orang biasa melalui pernikahan, negara harus membayarkan sejumlah uang.

Menurut undang-undang, pertemuan dewan delapan anggota, termasuk perdana menteri, akan menentukan jumlah uang yang dibayarkan tersebut.

Sebagai perbandingan, ketika Sayako Kuroda, satu-satunya anak perempuan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko, menikahi orang biasa pada tahun 2005, ia menerima sekitar 150 juta yen atau setara dengan 1,3 juta dolar AS

Sementara Noriko Senge, putri sepupu Kaisar Pangeran Takamado, diberikan uang hampir 100 juta yen saat ia memilih untuk menikah dengan putra sulung imam kepala Izumo Taisha, sebuah kuil Shinto di Prefektur Shimane, pada tahun 2014.

Kembali lagi ke soal ritual pernikahan, saat tanggal pernikahan mereka semakin dekat, semakin banyak ritus yang akan diadakan termasuk Choken no Gi, di mana Putri Mako akan mengungkapkan penghargaannya kepada Kaisar dan Permaisuri.

Pada hari pernikahan mereka, seorang utusan dari pihak mempelai pria akan datang untuk mengumpulkan sang putri di istana dalam sebuah upacara yang disebut Judai no Gi, sebelum memulai pernikahan.

Pernikahan Kuroda diadakan di Hotel Imperial Tokyo sementara Senge diadakan di Kuil Izumo Taisha. Belum jelas di mana Putri Mako akan menikah.

Dengan mengajukan pemberitahuan nikah, Putri Mako tidak lagi menjadi bagian keluarga Kekaisaran dan akan terdaftar sebagai warga biasa di Jepang. Dia akan diberi hak suara dan hak lainnya selayaknya warga biasa. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya