Berita

Bumerang Chanel/Net

Dunia

Ini Alasan Chanel Keluarkan Produk Bumerang

RABU, 17 MEI 2017 | 17:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Brand fashion ternama dunia Chanel mengeluarkan permintaan maaf resmi setelah muncul kontroversi terkait produk terbaru yang dirilisnya, yakni bumerang.

Sejumlah kritik yang bermunculan menyebutkan bahwa Chanel melakukan perampasan budaya Aborigin Australia di mana bumerang berasal. Bumerang sendiri biasa digunakan oleh suku Aborigin sebagai senjata untuk berburu.

"Chanel sangat berkomitmen untuk menghormati semua budaya, dan sangat menyesalkan bahwa beberapa mungkin merasa tersinggung," kata pihak Chanel dalam sebuah pernyataan.


Pengguna media sosial diketahui melontarkan berbagai pendapat soal bumerang Chanel setelah Jeffree Star, perancang riasan AS dengan 4,7 juta pengikut di Instagram, mempublikasikan gambar bumerang yang baru ia beli tersebut.

"Bersenang-senanglah dengan bumerang Chanel baru saya," tulisnya.

Ribuan orang berkomentar di foto tersebut. Ada yang mengkritik dan ada juga yang membela.

Di Chanel sendiri, bumerang yang dijual masuk kategori aksesoris olahraga. Bumerang produksi Chanel tersebut dijual dengan harga 1.360 dolar AS atau setara dengan sekitar 19 juta rupiah.

Pihak Chanel sendiri membela produksinya dan mengatakan bahwa bumerang itu adalah salah satu dari beberapa aksesoris olahraga yang ditawarkan, di samping raket tenis, dayung dan bola.

"Inspirasinya diambil dari kegiatan rekreasi dari belahan dunia lain dan bukan niat kami untuk tidak menghormati komunitas Aborigin dan Torres Strait Islander dan pentingnya bumerang sebagai objek budaya," begitu pernyataan dari pihak Chanel seperti dimuat Aoi. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya