Berita

Syarwan Hamid

Politik

Letjen Syarwan Hamid: Jokowi Harus Minta Maaf Ke Ulama

RABU, 17 MEI 2017 | 11:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Letnan Jenderal (Purn) Syarwan Hamid mengatakan saat ini Pemerintah Indonesia sudah kehilangan kredibilitas yang cukup besar.

Solusinya, pertama Pemerintah harus bersikap jujur dalam segala hal yang dilakukannya. Misalnya, dalam proses kebijakan ataupun sebagainya.

"Sepintar apapun pemerintah, apabila tidak berlaku jujur akan susah dipercaya kembali oleh masyarakat," katanya, seperti dikutip dari RMOLJabar, Rabu (17/05).


Mantan Mendagri ini mendorong Presiden Jokowi untuk segera memohon maaf kepada ulama.

"Minta maaf lah pada ulama itu. Karena kemarin yang polisi bilang ulama itu mengganggu stabilitas negara itu darimana? Itu mulutnya Presiden," tegasnya.

Setelah meminta maaf dengan tulus dan ikhlas kepada ulama. Barulah berdialog dengan ulama.

"Jangan berbasa basi. Kalau dia tidak jujur akan ada kata-kata yang lain keluar," katanya. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya