Berita

Foto: KBRI Nairobi

Dunia

Lagu Batak 'Sigulempong' Semarakkan Festival Budaya Internasional Di Nairobi

RABU, 17 MEI 2017 | 08:56 WIB | LAPORAN:

Lagu daerah asal Batak “Sigulempong” dengan apik dibawakan oleh paduan suara dalam acara pembukaan festival budaya di Nairobi, Sabtu (13/5) lalu.

Penampilan paduan suara yang terdiri dari gabungan ibu-ibu Dharma Wanita KBRI Nairobi dan mahasiswi Kenya tersebut mendapatkan sambutan meriah dari para pengunjung.

Di samping lagu daerah Batak, paduan suara juga menampilkan lagu Kenya “Jambo” dan “Malaika” dengan iringan alat musik Angklung. Tari Cendrawasih dari Bali turut pula ditampilkan pada festival yang dilaksanakan di halaman Musium Nasional Kenya tersebut.


Bertindak sebagai konduktor paduan suara adalah Theophillus F. Waluyo, Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Nairobi.

Festival budaya internasional ini merupakan kegiatan kelima yang diselenggarakan oleh Musium Nasional Kenya bekerjasama dengan kedutaan-kedutaan asing di Nairobi.

"Setiap tahun, Kedutaan Besar RI Nairobi terus berpartisipasi pada festival internasional ini, sejak pertama diselenggarakan pada tahun 2013," demikian papar Soehardjono Sastromiharjo, Duta Besar RI di Nairobi.

Indonesia, jelas Dubes Soehardjono, terdiri dari lebih dari 17 ribu pulau dengan ratusan suku bangsa dan bahasa daerah.

"Alat musik dari bambu Angklung dan lagu Sigulempong merupakan bagian dari seni budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah aneka ragam suku bangsa di Indonesia,” lanjutnya pada sambutan pembukaan festival sebagaimana rilis KBRI Nairobi yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu (17/5).    

Stan pameran Indonesia menampilkan kuliner sate ayam, dadar gulung, lapis Surabaya dan onde-onde. Dipromosikan pula, berbagai produk asal Indonesia seperti pakaian batik dan sepatu. Salah satu produk mie instan terkenal asal Indonesia juga turut mempromosikan produknya di stan Indonesia.

Festival diikuti oleh 14 stan yang terdiri dari berbagai kedutaan asing dari kawasan Asia, Afrika dan Amerika Latin. Berbagai seni budaya turut ditampilkan pada kesempatan tersebut. Misalnya, stan pameran Meksiko menampilkan tarian dan lagu-lagu Amerika Latin. Cina, Somalia, Nigeria dan Kenya menampilkan tarian daerah masing-masing.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya