Berita

Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Kaji Strategi Jamsos Sektor Pertanian

SELASA, 16 MEI 2017 | 04:30 WIB | LAPORAN:

Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Badan Pusat Statistik (BPS) BPJS Ketenagakerjaan akan mengkaji strategi dan kebijakan  program jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor pertanian.

"Kita akan melaksanakan program strategis pemerintahan Pak Jokowi memberi perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja dengan kerjasama instansi pemerintah dan swasta," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam sambutan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Jakarta, Senin (15/5).

Menurut Agus, kerjasama ini merupakan kesepakatan penyediaan, pemanfaatan serta pengembangan data dan informasi untuk  BPJS Ketenagakerjaan  memetakan data potensi peserta BPJS ketenagakerjaan  yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan menggunakan data yang valid, pemetaan potensi pekerja dapat dibentuk sesegera mungkin menentukan strategi yang tepat  mengakuisisi pekerja.


"Data-datanya lebih complicated atau rinci untuk kita rumuskan kebijakan yang tepat  strategi jaminan sosial," kata Agus.

Sebagai misal, dia menyebutkan, sekalipun data ketenagakerjaan di Indonesia menyebutkan terdapat 125,5 juta tenaga kerja, setelah diperinci lagi berdasarkan kriteria BPJS Ketenagakerjaan yang potensial jadi peserta 86 juta pekerja. Karena untuk PNS dan Anggota TNI/Polri tidak masuk peserta BPJS Ketenagakerjaan. Begitu pula mereka yang belum berusia 17 tahun atau mereka yang berusia Di atas 55 tahun.

"Para pekerja ini juga masih dibagi penerima upah dan bukan penerima upah, dimana potensi terbanyak adalah bukan penerima upah atau mereka yang bekerja di sektor non formal," terangnya.

Kepala BPS Suharyanto menjelaskan, jumlah seluruh pekerja di Indonesia sebanyak 125,5 juta yang terbagi dalam 15 sektor pekerjaan, dimana yang terbesar sektor pertanian yang mencapai 32 persen disusul sektor perdagangan. Secara keseluruhan jumlah usaha di Indonesia mencapai 26,7 juta usaha dimana 98 persennya katrgori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Mungkin nanti dilakukan kajian strategi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kita memiliki data-data dan sebaran yang lengkap sampai di tingkat Propinsi," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga, E. Ilyas Lubis menambahkan untuk mendukung kerjasama ini, data potensi diterima akan dieksekusi secara langsung dengan mengotimalkan kinerja kerja 11 Kantor Wilayah, 121 Kantor Cabang dan 203 Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan.[san]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya