Berita

Hartarto Sastrosoenarto/Net

Politik

Setya Novanto: Almarhum Hartarto Sangat Peduli Produk Dalam Negeri

SENIN, 15 MEI 2017 | 15:33 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Ketua DPR, Setya Novanto menyatakan berduka cita atas meninggalnya mantan Menteri Perindustrian di era Orde Baru (1983-1993, Hartarto Sastrosoenarto.

Ayah dari Menteri Perindustrian saat ini, Airlangga Hartarto, tersebut menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (14/5), di RS Siloam Kebon Jeruk.

Almarhum, menurut Novanto, memang terkenal sebagai seorang yang piawai dan telah memberi sumbangan besar bagi dunia industri juga mindset tentang pengelolaan industri dalam negeri.


"Saya sering mendengar tentang ide dan gagasannya yang begitu mengutamakan produk-produk dalam negeri sebagai sumber kekayaan bangsa," jelas Novanto.

Hartarto dikenalnya gigih memperjuangkan kekayaan alam Indonesia untuk dinikmati sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat. Tidak heran jika beberapa tahun yang lalu, kata Novanto, BPPT menganugerahinya sebagai Figur Teladan Perekayasan dalam Berkiprah Membangun Bangsa. BPPT menganugerahinya sebagai Perekayasa Utama Kehormatan.

"Almarhum telah memotivasi dan menginspirasi para perekayasan di Indonesia, khususnya terkait dengan industri proses," imbuh Novanto.

Selain itu, menurut Novanto, almarhum juga telah mewariskan teladan yang baik bagi keluarganya. Salah satu putranya saat ini adalah Menteri Perindustrian sekaligus kader Partai Golkar, Airlangga.

"Almarhum telah meninggalkan kita dengan segudang warisan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara," tutur Novanto yang juga ketua umum Partai Golkar.

Novanto pun mengajak untuk mengambil hikmah dan pelajaran atas apa yang telah diperjuangankan Hartanto semasa hidupnya.

"Selamat Jalan Bapak Perindustrian. Semoga keluarga yanh ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Dan Semoga ide, dan gagasanmu senantisa hidup dan terus dilanjutkan oleh generasi masa depan," pinta Novanto.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya