Berita

Ahok/RMOL

Hukum

Geprindo: Tim Media Ahok Beritakan Yang Salah Ke Luar Negeri

JUMAT, 12 MEI 2017 | 03:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Masifnya pemberitaan negatif atas vonis dua tahun penjara terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan andil dari tim media Ahok.

"Tim media Ahok telah memframing pemberitaan yang salah ke luar negeri sehingga masyarakat Internasional pun merespon negatif," kata Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P. Simanjuntak, Jumat (12/5).

Beberapa media terkenal mengabarkan ke dunia internasional seolah-olah Ahok adalah korban kriminalistas dari kelompok minoritas. Pemberitaan tersebut dengan cepat menyebar dan memunculkan stigma negatif terhadap Indonesia.


Bastian menghimbau media yang menjadi "partner" Ahok tersebut agar menghentikan pemberitaan yang salah. Jangan korbankan kepentingan nasional demi kepentingan diri dan kelompok.

"Media merupakan salah satu pilar demokrasi, kita berharap dapat mencerahkan bukan hanya di dalam negeri akan tetapi pada dunia internasional," imbuhnya.

Ditambahkan Bastian, stigma negatif yang dibentuk oleh tim media Ahok dan direspon dunia internasional seolah Indonesia negara yang tidak melindungi minoritas. Padahal, UUD 1945 dengan tegas menjamin kebebasan beragama bagi setiap warga negara.

"Dan semua sama di hadapan hukum, apapun jabatan, suku dan agamanya. Tidak ada yang kebal hukum termasuk Ahok," pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya