Berita

Hukum

Pendukung Ahok Mau Bermalam Di Depan Mako Brimob

RABU, 10 MEI 2017 | 20:05 WIB | LAPORAN:

Aksi massa pendukung tahanan kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terpecah dua. Sampai berita ini dilaporkan, beberapa orang masih bertahan di depan Markas Korps Brimob Kelapa Dua, tempat di mana Ahok ditahan.

Sementara, ratusan orang pendukung Ahok dikabarkan sudah berkumpul menggelar aksi simpatik di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Yudho Wibowo, salah satu peserta aksi yang bertahan di Markas Brimob mengaku dirinya memilih secara simbolik menemani Ahok yang ditahan di Rutan Brimob.


"Kami tetap di sini (untuk bermalam). Semalam sudah bermalam di Cipinang," kata salah satu pendukung Ahok, Yudho Wibowo, di Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/5).

Sejumlah masyarakat dari luar DKI Jakarta juga bergabung dalam aksi simpatik di depan Markas Korps Brimob. Salah satunya Arman Mere dari Nusa Tenggara Timur.

Arman menjelaskan kedatangannya ke Markas Korps Brimob untuk bergabung memperjuangkan keadilan.

"Saya bukan relawan Ahok, datang ke sini untuk menyuarakan keadilan. Indonesia saat ini sedang berduka, hukum dan kebenaran sudah mati," ungkap Arman.

Kemarin, Ahok divonis bersalah melakukan penodaan agama sebagaima diatur dalam Pasal 156 huruf a KUHP. Ahok divonis 2 tahun penjara dan diperintahkan untuk langsung ditahan oleh Majelis Hakim PN Jakarta Utara.

Ahok sebelumnya ditahan di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur dan massa pendukungnya berdemonstrasi di sana sampai larut malam menuntut pembebasannya. Namun, pada Rabu dini hari, Ahok dipindahkan ke Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok dengan pertimbangan menjaga keamanan dan kondisi psikologis tahanan di Cipinang. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya