Berita

Derek Manangka/Net

Emmanuel Macron, 39, Presiden Termuda Dan Terbaru Prancis Beristerikan Janda 64 Tahun

SENIN, 08 MEI 2017 | 23:35 WIB | OLEH: DEREK MANANGKA

SALAH satu sisi menarik dari Pemilu Presiden Prancis, bukan soal keberhasilan Emmanuel Macron menjadi Presien termuda negara itu. Tetapi juga kisah romansanya.

Kisah percintaannya, bukan seperti dongeng di abad kuno. Misalnya seorang pemuda ganteng, anak raja yang kaya raya, lalu menikahi seorang gadis cantik dari dusun yang orangtuanya tergolong pekerja kasar. Tidak begitu.

Melainkan sebuah romans dan melodrama unik yang patut masuk dalam rekor "Aneh Tapi Nyata" yang kejadiannya di abad modern.


Pasalnya sebagai jejaka muda, Macron menikahi seorang janda beranak tiga yang lebih tua 25 tahun.

Dengan begitu, sebagai Presiden termuda, 39 tahun, Macron akan memboyong ke Istana Elysee, Paris, nenek Brigitte Trogneux yang berusia 64 tahun selaku Ibu Negara!

Emmanuel dan Brigitte, menikah tahun 2007. Jadi pernikahan mereka sudah berusia 10 tahun.

Dengan usia pernikahan seperti itu, pasangan muda dan tua sekali ini, belum dikaruniai anak. Bisa jadi karena semenjak menikah di usia 54 tahun, Brigitte sebagai seorang wanita sudah masuk ke masa menopose. Sehingga tidak mungkin lagi atau sudah sulit dan beresiko bagi Brigitte untuk mengandung anak.

Sebaliknya, Emmanuel menjadi Presiden baru Prancis, sudah memiliki cucu. Hasil dari anak-anak Brigitte, buah pernikahannya dengan suaminya terdahulu.

Pers internasiona sepertinya tidak cukup tertarik meliput perbedaan usia dari pasangan pemimpin baru Prancis. Kemungkinan besar, bagi media-media Barat, pernikahan dari sebuah pasangan yang 'tidak normal' seperti ini, dipandang sebagai ruang pribadi yang tidak boleh  dimasuki oleh orang luar.

Sebaliknya yang lebih banyak ditonjolkan tentang kejutan yang dibuat Emmanuel Marcon yang mampu mengalahkan seorang politisi berpengalaman Marie Le Pen. Disebut berpengalaman, sebab Le Pen selain memimpin sebuah partai yang sudah puluhan tahun berdiri, sementara Emmanuel mewakili sebuah partai baru yang relatif belum punya pengikut.

Selain itu, Marie Le Pen, merupakan anak biologis Jean Marie Le Pen, 89, tahun, yang sejak tahun 1980-an, ingin menjadi Presiden Prancis.

Jadi dari segi karir politik, Emmanuel Macron tergolong "anak bawang".

Sebaliknya yang banyak ditonjolkan oleh media-media internasioal soal kehadiran nenek Brigitte Trogneux. Brigitte disebut-sebut sebagai salah seorang wanita di balik kesuksesan seorang lelaki, Emmanuel Macron.

Dikatakan, Brigitte, yang terus mendampingi Emmanuel, memoles wajahnya, memberi masukan, menjawab semua persoalan yang sulit dijawab Emmanuel. Brigitte pula yang mengedit semua pidato berkampanye, termasuk pidato kemenangan kemarin, 7  Mei 2017.

Bahkan ditambahkan, keputusan Emmanuel untuk mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden tahun ini, justru atas dorongan Brigitte.

"Saya yang minta dia maju di tahun 2017. Sebab kalau baru tahun 2022, lantas menang, wajah saya pasti sudah keriput….", sebuah pengakuan Brigitte yang dikutip oleh sebuah media lokal.

Sebelum terpilih sebagai Presiden, nama Emmanuel Macron memang tak banyak diperbincangkan oleh warga Prancis. Sekalipun dia sebetulnya merupakan anak didik Presiden Francois Hollande, yang tahun ini serta merta digantikannya.

Francois Hollande lah yang menunjuknya sebagai Menteri Ekonomi di tahun 2014. Tapi hanya dua tahun, Emmanuel mengundurkan diri, kemudian berkonsentrasi masuk dalam pencalonan Presiden.

Ada alasan kuat bagi Francois Hollande yang Maret tahun ini baru saja mengunjungi Indonesia dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Yakni, Emmanuel memang dinilainya sebagai anak cerdas dan visioner.

Terbukti dengan kepercayaan konglomerat Rothchild, yang memberinya jabatan penting pada sebuah bank, salah satu keluarga terkaya di dunia itu.

Di bank tersebut berhasil melakukan kapitalisasi yang berbuah Emmanuel memperoleh bonus milyaran Euro. Sehingga dengan latar belakang ini, Emmanuel juga menjadi Presiden Prancis yang sudah punya modal atau uang lebih dulu.

Dengan romansa unik ala Emmanuel-Brigitte ini, sekali lagi membuktikan, bagi Prancis, kesetaraan dan hak individu merupakan hal yang harus dihormati oleh setiap individu.

Keputusan Emmanuel menikahi seorang nenek atau sepadanan dengan ibu kandungnya, merupakan pilihan. Dan pilihan seorang Emmanuel, tak ada yang boleh menggangunya.

Terbukti, orangtua Emmanuel sendiri tak bisa mencegahnya menikahi seorang wanita yang tidak sebaya dengannya.

Dua Presiden sebelumnya Francois Hollande dan Nicolas Sarkozy, juga punya kisah rumah tangga yang khas.

Tetapi karena kehidupan rumah tangga tersebut merupakan hal pribadi, publik tidak menjadikan hal itu sebagai masalah bangsa.

Dalam tulisan ini, foto pasangan penghuni baru Istana Kepresidenan Prancis ini, tidak diikut sertakan. Semata-mata alasan teknis, estetika. [***]

Penulis adalah wartawan senior

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya