Berita

Kemenkop UKM Gencarkan Gerakan Kewirausahaan Di Jabar

SENIN, 08 MEI 2017 | 18:30 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Koperasi dan UKM menggelar Gerakan Kewirausahaan di Jawa Barat (Jabar) yang bertujuan untuk meningkatkan SDM KUKM di provinsi tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso B.S, mengatakan, pelatihan peningkatan kapasitas SDM KUKM di Jawa Barat melalui gerakan kewirausahaan nasional melibatkan 490 orang peserta.

Jumlah itu meliputi berbagai pelatihan, di antaranya pemasyarakatan kewirausahaan yang diikuti sebanyak 300 mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati, Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) bagi petani dengan peserta berjumlah 40 orang, dan GKN bagi kelompok strategis sebanyak 40 orang.


Ada pula GKN bagi wirausaha pemula dengan penerima bantuan 40 orang, GKN technopreneur 40 orang, dan pelatihan "capity building" bagi fasilitator kewirausahaan sebanyak 40 orang.

"Pemasyarakatan kewirausahaan diberikan kepada lebih dari 800 mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati ini juga merupakan bekal para mahasiswa untuk mendapatkan program wirausaha pemula dari Kementerian Koperasi dan UKM," kata Prakoso, di Bandung, Senin (8/5).

Ia menambahkan, calon wirausaha pemula dapat mendaftar untuk mendapatkan peluang tersebut dengan mengirimkan e-proposal bisnis ke www.pembiayaan.depkop.go.id dengan jumlah modal usaha paling besar diberikan Rp 13 juta.

"Tentunya dengan membuat proposal bisnis sederhana sesuai dengan kebutuhan usahanya," ujar Prakoso BS.

Prakoso BS pada kesempatan itu memberikan pengarahan dan sekaligus membuka pelatihan peningkatan kapasitas SDM KUMKM di aula Anwar Hushadad UIN Sunan Gunung Jati, Bandung.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN Sunan Gunung Jati, Prof DR Mahmud, Msi, menyambut baik program penumbuhan dan pengembangan Kewirausahaan yang melibatkan mahasiswa dan mahasiswi di kampusnya.

"Kami mengharapkan program kewirausahaan masih berlanjut di kesempatan yang akan datang dengan melibatkan mahasiswa sebagai kelompok strategis," katanya.

Ia menekankan pengembangan program kewirausahaan begitu penting karena sejalan dengan program universitas yang mewajibkan mahasiswa lulusan UIN mempunyai sertifikat pendamping ijazah.

"Dengan begitu diharapkan para sarjana lulusan UIN mempunyai keterampilan yang membekali dirinya, termasuk pelatihan-pelatihan kewirausahaan," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Kusmana Hartadi, mengajak mahasiswa untuk menjadi pengusaha. Pola pikir menjadi pegawai sudah saatnya diubah menjadi pencipta lapangan kerja.

"Terlebih jika menjadi wirausaha berarti telah turut memberikan peluang kesempatan bekerja bagi orang lain dan lingkungannya," katanya.

Penyelenggaraan pelatihan oleh Deputi Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM tersebut dilaksanakan dengan bekerja sama Dinas Koperasi dan UKM Jawa Barat, UIN Sunan Gunung Jati, dan Himpunan GKN Indonesia. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya