Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Mitos Keliru Tentang Susu Kedelai

SENIN, 08 MEI 2017 | 09:35 WIB | LAPORAN:

Kedelai sangat bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki protein lengkap mengandung asam amino esensial. Itulah sebabnya, kedelai selalu dijadikan bahan pangan kaya nutrisi, baik dalam bentuk olahan makanan maupun minuman.

Demikian dijelaskan ahli teknologi pangan, Marzuki Iskandar saat Shaklee Indonesia meluncurkan produk Shaklee, "Minuman Serbuk Kedelai Rasa Cokelat" di Jakarta.

Menurut Marzuki, asam amino esensial sangat dibutuhkan tubuh.


"Namun tubuh kita tidak dapat memproduksi sendiri. Asam amino esensial hanya didapat dari luar tubuh," kata dia.

Mengenai isu-isu tentang mengkonsumsi produk kedelai bisa menyebabkan kanker, Marzuki Iskandar menegaskan, itu mitos. Faktanya produk kedelai sangat baik untuk kesehatan, khususnya untuk metabolisme tubuh.

Kedelai, papar Marzuki, memiliki kandungan protein tinggi tetapi rendah lemak. Hal ini berbeda dengan daging, telur maupun susu. Itulah sebabnya, produk kedelai seperti halnya Minuman Serbuk Kedelai Rasa Cokelat, sangat aman dan bermanfaat dikonsumsi oleh orang yang memiliki riwayat diabetes.
 
Dalam kesempatan serupa, Vice President Director Shaklee, Enlie Widjaja menjelaskan, Minuman Serbuk Kedelai Rasa Cokelat berasal dari kedelai tanpa rekayasa genetic (non-GMO) dan mengandung semua unsur asam amino, termasuk sembilan jenis asam amino esensial yang tak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.

"Produk ini juga bermanfaat mencegah kanker payudara dan kanker prostat serta membantu mencegah penumpukan kolesterol," kata Enlie.

Product Manager Shaklee, Feni Andri Ariyani menambahkan, sebagai perusahaan nutrisi dari Amerika Serikat yang sudah berpengalaman selama 60 tahun, Shaklee ingin memberikan pemahaman bahwa supplement Shaklee, aman dikonsumsi dan tidak memiliki efek samping.

Bahkan, lanjut Feni, semua produk Shaklee telah memiliki sertifikat halal dari ISA (Islamic Services of America). Selain itu, semua produk Shaklee terbuat dari bahan alami dan telah lulus uji klinis.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya