Berita

Net

Nusantara

Kemendikbud Percepat Pencairan Dana KIP

MINGGU, 07 MEI 2017 | 01:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah terus melakukan percepatan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Bulan Mei ini, pencairan dana manfaat PIP dilakukan serentak dalam dua gelombang di 40 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, salah satunya Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Di Asahan terdapat 4.134 siswa yang belum mendapatkan haknya menerima manfaat PIP, karena itu Pemkab Asahan sangat mengapresiasi upaya Kemendikbud melakukan percepatan pencairan dana.


"Pak mendikbud menyampaikan pesan bahwa program ini perlu dikawal secara khusus karena merupakan program prioritas Pak Jokowi," ujar Staf Khusus Mendikbud Bidang Monitoring Implementasi Kebijakan Alpha Amirrachman dalam keterangannya, Sabtu (6/5).

Dia meminta agar Bank Rakyat Indonesia sebagai penyalur untuk penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) mengedepankan prinsip kemudahan. Para penerima KIP termasuk golongan tidak mampu perlu dilayani dengan baik.

"Kami mengharapkan seluruh pemangku kepentingan turut mendorong suksesnya program ini," ujar Alpha.

Dia juga mengingatkan agar para penerima KIP betul-betul menggunakan dana manfaat itu untuk keperluan belajar di sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Herlis menambahkan, dana PIP harus diterima secara utuh oleh siswa. Tidak boleh ada pemotongan, baik oleh pihak sekolah maupun orang tua. Dia berharap, distribusi KIP dapat berjalan lebih baik lagi.

"Mungkin akan lebih memudahkan jika pada KIP dicantumkan jenjang atau nama satuan pendidikan untuk anak yang sudah sekolah sehingga Unit Pelaksana Teknis Daerah dapat turut membantu," ujarnya. [wah]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya