Berita

Politik

Bamusi: MoU Kemenko PMK-PBNU Bentuk Karakter Bangsa

KAMIS, 04 MEI 2017 | 07:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Langkah Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menjalin kerjasama dan MoU dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) mendapat apresiasi dari PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi).

Sekretaris Umum PP Bamusi, Falah Amru, mengaskan bahwa MoU yang dijalin ini sebagai bagian membangun karakter bangsa. Saat kerja sama dilakukan, Falah ikut hadir menyaksikan.

"MoU antara Kemenko PMK dengan PBNU sudah tepat dilakukan. Tak lain tujuannya adalah untuk membangun karakter bangsa. Membentuk karakter bangsa, diperlukan upaya lebih dan tepat sasaran. dan NU adalah tempat berkumpulnya berkumpulnya para alim ulama, cendekiawan, intelektual dan jug kiai kampung, ustadz kampung, guru madrasah yang selalu melakukan kebaikan-kebaikan," kata Falah Amru dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 4/5).


Ia berharap dengan MoU ini berbagai program dalam rangka membangun karakter bangsa, melalukan revolusi mental dapat dilaksanakan dengan baik oleh para ustaz, dan para guru di madrasyah maupun di pondok pesantren di seluruh Indonesia.

"Para ustaz, maupun guru di madrasyah juga di pondok pesantren ini kan mengajarkan kesantunan, kebaikan, tauladan yang baik dengan cara keteduhan. Dan ini menjadi cara untuk membentengi gerakan Islam radikal," lanjutnya.

Falah kembali mengingatkan tentang hancurnya negara-negara di Timur Tengah. Yang menurutnya, budaya di negara yang dimaksudkan hancur lebur dan sudah tidak ada lagi.

"Sementara Indonesia masih ada. Nah, jangan sampai Indonesia sampai goyah dengan paham radikalisme sehingga diperlukan pemahaman mengenai karakter bangsa. Yang bisa menjaga paham radikalisme adalah para guru dan ustaz-ustaz," demikian Falah. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya