Berita

Mukhtar Tompo/Net

Bisnis

Dewan Ingin Pertamina Kelola Blok Karaeng

RABU, 03 MEI 2017 | 04:46 WIB | LAPORAN:

RMOL. Kalangan dewan berharap Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara bisa mengelola Blok Karaeng di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

"Saya berharap besar Pertamina yang  berperan maksimal. Kami prioritaskan Pertamina sebagai perusahaan BUMN dalam negeri," jelas anggota Komisi VII DPR Mukhtar Tompo di Jakarta, Selasa (2/5).

Politikus Hanura ini menjelaskan, Blok Karaeng adalah prioritas temuan cadangan nasional di hulu migas. Prosesnya juga lebih cepat dibanding Blok Mahakam dan Masela, serta lainnya.


Dia sendiri terus menyuarakan agar Blok Karaeng diprioritaskan. Paripurna Mei 2016 misalnya. Di sana, Mukhtar membacakan pandangan Fraksi Hanura soal Jeneponto, dan potensi kekayaannya.

"Itulah pertama kalinya Jeneponto disebut dalam forum paripurna, satu-satunya kabupaten yang masih tertinggal di antara 24 kabupaten/kota di Sulsel," ujarnya.

"Saya menyuarakan terus dalam rapat-rapat di komisi bersama kementerian ESDM dan alhamdulillah Blok Karaeng berhasil didorong dan masuk dalam lima wilayah kerja prioritas yang akan dilelang pada 2017 ini."

Mukhtar melanjutkan, saat kunjungan kerja ke Norwegia, September 2016, dia juga berbincang banyak dan memperkenalkan Blok Karaeng  salah satu potensi migas besar di Indonesia yang belum pernah tersentuh.

Dia mengatakan, dalam waktu tidak lama lagi pemerintah kabupaten Jeneponto akan diundang ke Kementerian ESDM untuk melakukan presentasi Blok Karaeng.

Dia mengatakan, Kementerian ESDM bakal menghadirkan Pertamina dan Statoil  Norwegia, sebuah perusahaan perusahaan pengeboran minyak off shore atau lepas pantai.

"Ini kepedulian serta tanggung jawab saya untuk memberi nilai manfaat yang sebesar-besarnya untuk daerah yang saya wakili, serta tanggung jawab moral membantu pemerintah pusat dalam memperkuat cadangan migas nasional," demikian Mukhtar. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya