Berita

Farhan

Politik

Farhan: 90 Persen Warga Kota Bandung Masih Menginginkan Ridwan Kamil

KAMIS, 27 APRIL 2017 | 10:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Meski namanya masuk dalam survei calon kepala daerah dalam Pemilihan Walikota Bandung, Muhammad Farhan tak mau berbesar kepala.

"Kalau nama saya disebut ya namanya juga survei. Nanti kalau sudah mengerecut ke 4 nama baru kita bicara serius, sekarang mah tong 'geer' lah," kata Farhan di kantor DPD Golkar Kota Bandung, Kamis(27/4).

Artis sekaligus presenter asal Kota Bandung ini justru menungkapkan Ridwan Kamil masih diinginkan untuk memimpin Kota Kembang tersebut.


"Sebenarnya lebih 90 persen warga kota Bandung masih menginginkan Kang Emil (Ridwan Kamil) menjadi Walikota Bandung," ujarnya.

Meski begitu diakuinya, warga Kota Bandung memang sudah semestinya untuk bersiap dan menyiapkan siapa yang layak untuk menggantikan Emil, yang sejauh ini sudah menyatakan siap akan maju di Pilgub Jabar.

"Tetapi kalau beliau mendapat tugas yang lebih besar menjadi gubernur, maka saya saat ini sedang berembuk dengan teman-teman, siapa kira-kira yang pantas menjadi calon wali kota Bandung," kata Farhan, seperti dilansir RMOLJabar.

Sebelumnya, sejumlah nama sudah muncul dalam survei Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UPI bekerja sama dengan Indo Barometer Institute.

Nama-nama tersebut yakni Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Waki Wali Kota Bandun Oded M. Danial, Sekda Kota Bandung Yossi Irianto, politisi Demokrat Erwan Setiawan, Teddy Rusmawan (PKS), Haru Suandaru (PKS), Tate Qomarudin (PKS), Ricky Subagja (Demokrat), Gatot Tjahyono (PDIP), Deden Rumaji, Ledia Hanifah Amaliah, Achmad Nugraha, Edwin Sandjaya, mantan Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda, Akademisi Arfiana Rafnialdi, Ketua Karang Taruna Kota Bandung Fiki Satari, dan presenter Farhan. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya