Berita

Net

Bisnis

Menteri Eko: Malaysia Komitmen Investasi Rp 55 Triliun Untuk Infrastruktur

KAMIS, 27 APRIL 2017 | 00:15 WIB | LAPORAN:

Negara Malaysia berkomitmen melakukan investasi di Indonesia sebesar Rp 55 triliun. Investasi akan diarahkan untuk sejumlah sektor infrastruktur, diantaranya elektrifikasi, jalan tol, pelabuhan, dan properti.

"Komitmen tersebut disampaikan saat saya bertemu dengan para pengusaha dalam forum Indonesia Malaysia Business Networking beberapa waktu lalu, kami memediasi business to business meeting. Bahkan CEO beberapa perusahaan Malaysia juga turun langsung. Ini harus ditindaklanjuti secara positif," jelas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo usai pertemuan dengan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim di Jakarta (Rabu, 26/4).

Menteri Eko menjelaskan, sejumlah keseriusan proyek investasi diantaranya dilakukan oleh perusahaan YTL Corporation Berhad yang berkontribusi membangun PLTU Tanjung Jati B di Jepara, Jawa Tengah dengan nilai USD 3,2 milyar. Selain itu, perusahaan Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia yang bergerak di bidang infrastruktur listrik juga tertarik meneruskan proyek PLTU Peranap di Riau yang sempat terhenti.


"Ini sangat strategis karena akan dapat mengaliri listrik untuk dua wilayah, sebagian Indonesia khususnya Sumatera dan sebagian lagi Malaysia. Memang ada sedikit kendala kecil. Kami akan jembatani dan komunikasikan langsung dengan Bukit Asam dan PLN," ujarnya.

Menurut Menteri Eko, Forum Indonesia Malaysia Business Networking merupakan inisiatif dan tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo yang menunjuknya sebagai Pejabat Penghubung Investasi untuk Malaysia. Forum bisnis yang digelar pada 20-21 April di Kuala Lumpur mempertemukan 14 perusahaan Indonesia dengan 12 perusahaan Malaysia.

"Indonesia membutuhkan Rp 5 ribu triliun investasi untuk lima tahun ke depan. Sedangkan pemerintah kemampuannya hanya Rp 1.500 triliun per tahun. Kita harus mengajak para investor dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Indonesia," bebernya.

Dubes Malaysia untuk Indonesia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim sendiri mengapresiasi inisiatif dan langkah proaktif dari Kemendes PDTT. Menurutnya, pertemuan bisnis tersebut akan memberi dampak positif bagi dunia bisnis dan investasi antar dua negara.

"Kami percaya hubungan Indonesia dan Malaysia akan semakin baik. Kepercayaan diri para pengusaha juga pasti meningkat. Terlebih kita tahu kalau Pak Eko memiliki latar belakang di bidang usaha. Saya juga sudah berjanji kepada beliau untuk berpartisipasi membangun daerah," jelasnya.

Keseriusan dari komitmen tersebut akan ditindaklanjuti dengan menggelar pertemuan bilateral antar perusahaan. Rencananya, delegasi bisnis Malaysia akan berkunjung ke Indonesia awal Mei nanti. [wah] 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya