Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Helikopter Anies

SELASA, 25 APRIL 2017 | 07:12 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

OUT of their deep frustation and grievance, Ahoker mendeskreditkan Anies. Apapun yang dilakukan Anies, harus diserang. Supaya citra Anies jatuh. Itu tujuan Barisan Sakit Hati (Ahoker).

Anies naik Gojek dicibir pencitraan. Anies naik helikopter dibilang borju. Anies naik bajaj dicaci lebay. Pokoke, Anies harus salah. Anies mesti jelek. Kasian ya Ahoker itu.

Dua hari setelah dinyatakan menang quick count, Djan Faridz minta ketemu Anies. Publik menduga Faridz mau nego. Biasa itu di politik. Kubu kalah bakal ditinggal. Merapat ke pemenang. Banyak pahlawan kesiangan.


Di sini, Anies memperlihatkan kualitas seorang filsuf. Sebagai ex aktivis, akademisi dan tokoh berpengaruh (versi Forbes), Anies bersikap etis.

Anies bilang sebaiknya Faridz ketemu dulu dengan Haji Lulung.

Berdasarkan etika politik, reaksi Anies ini bermakna sangat dalam. Very very deep. Semua orang tahu, Jilung pro Anies. Sekali pun Faridz Ketua DPP, namun dia harus permisi dulu dengan Jilung.

Jelas, Anies orang yang tak melupakan budi. Dia apresiasi Jilung. Bila Anies langsung terima tawaran Faridz, maka sama saja Anies bertindak tidak etis. Di sini, saya merasa Jakarta tidak salah pilih pemimpin.

Menurut filsuf Wolff, "Making political decisions requires judgement and skill. It should, Plato urges, be left to the experts.”

Filsuf adalah seseorang yang cinta wisdom (Nichols). Anies sangat bijak. Kasus Djan Faridz ini buktinya. Bukti bahwa Anies seorang filsuf sekaligus punya skill dalam membuat keputusan politik.

Soal helikopter yang dinyinyirin BSH Ahoker, itu masalah etika normatif. Yaitu masuk ranah pratical means. Sekalipun keok telak, Ahok masih gubernur de jure. Jakarta sangat macet. Ahok gagal benahi problem kemacetan ini. Ahok ngapain aja selama ini. Anies akan dianggap tidak respek kepada Ahok bila dia datang telat.

Demi menghormati seorang gubenur (keok), dan mengatasi masalah kemacetan, Anies dipinjami helikopter. Dan itu biasa saja. But ooppsss... Ahoker sedang sakit hati. Mereka stress berat akibat kalah di pilgub. Wajar cari sensasi. Anies jadi target amarah dan dengki.

But, This guy has manners, intelligence, a sense of humor, and a kind heart. That is Anies Baswedan, Gubernur Baru DKI Jakarta. [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK)

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya