Berita

Bisnis

JK: Bunga KUR 23 Persen Era SBY-Boediono Sebuah Kezaliman

SENIN, 24 APRIL 2017 | 18:36 WIB | LAPORAN:

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik kebijakan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono saat memerintah Indonesia pada periode sebelumnya.

Dia menuding saat itu Pemerintahaan SBY-Boediono telah melakukan kezaliman. Yaitu, saat menetapkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pengusaha kecil hingga 23 persen, sementara untuk bunga KUR pengusaha besar berkisar 11 persen.

Padahal saat dirinya menjadi Wakil Presiden saat periode pertama SBY, bunga KUR untuk pengusaha kecil hanya 10-11 persen.


"Itu suatu kezaliman yang terjadi ketika bunga KUR 23 persen," ujar Jusuf Kalla saat menutup Kongres Ekonomi untuk Umat yang digagas Majelis Ulama Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (24/4).

Karena itu, saat dia kembali menjadi Wapres saat ini, bunga KUR kembali kembali diturunkan seperti semula. Bahkan kedepannya bunga KUR tersebut bakal turun hingga 7 persen.

"Ada kesalahan besar di kabinet sebelum ini. Bunga KUR naik 23 persen, pengusaha besar makin besar, pengusaha kecil kesulitan. Makanya diturunkan lagi jadi 7 persen," ujarnya.[zul]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya