Berita

Kombes Argo Yuwono/Net

Hukum

Penanganan Kasus Novel Disebut Lambat, Begini Respon Polisi

SENIN, 24 APRIL 2017 | 17:23 WIB | LAPORAN:

RMOL. Polda Metro Jaya (PMJ) meminta semua pihak tidak berasumsi negatif terkait penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Kabid Humas PMJ Komisaris Besar Argo Yuwono menyatakan, pihaknya serius mengusut tuntas kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

"Yang penting kita melaksanakan tugas dengan serius, dengan profesional, dengan alat bukti," ungkap dia kepada wartawan, Senin (24/4).


Meski demikian, dalam kasus tersebut, polisi masih belum menemukan alat bukti yang mengarah kepada pelaku penyiraman Novel. Termasuk juga petunjuk-petunjuk lainnya yang masih belum menampakkan titik terang.

"Kita tidak berprasangka, tidak asal nangkap. Tapi kita tetap berdasarkan alat bukti yang ada," terang alumni Akpol 1991 itu.

Saat ini, polisi telah memeriksa 16 orang saksi yang diduga melihat kejadian tersebut. Namun, polisi masih akan mencocokkan keterangan saksi dengan barang bukti yang ada di TKP.

Hasil pemeriksaan sementara, ada banyak saksi yang melihat pelaku. Namun, tidak ada satu pun saksi yang tahu secara ditel wajah kedua pelaku.

"Keduanya memakai helm tertutup. Tapi (ciri-ciri pelaku) pakai jaket hitam. Yang ikut sembahyang di situ melihat sekilas aja. Nggak terlalu jelas," demikian Argo. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya