Berita

Nusantara

Pimpinan Pramuka se-Asia Pasiifik Terpesona Keindahan Bali

SENIN, 24 APRIL 2017 | 11:55 WIB

Tak salah jika Bali disebut sebagai destinasi utama pariwisata Indonesia.

Sekitar 150 peserta dari 30 delegasi Pertemuan Pimpinan Pramuka se-Asia Pasifik ke-9 (the 9th Asia-Pacific Regional Scout Leaders Summit) 2017 mengaku terpesona dengan keindahan alam Pulau Dewata ini.

Elena Cabezas Alcala, delegasi tamu dari Spanyol, adalah salah satunya. Ia mengaku senang bisa ikut kegiatan ini sekaligus menikmati panorama alam Bali yang mendunia itu. 


"Ini moment yang sangat langka," katanya sebagaimana rilis dari Kwarnas Pramuka yang diterima redaksi di Jakarta.

Sejak kecil Elena mengaku hidup di kota. Jadi terbiasa dengan kebisingan dan gedung-gedung yang tinggi. Makanya ketika educational tour dan diajak ke Jatiluwih dan Tanah Lot, matanya pun berbinar penuh antusiasme.

Jatiluwih adalah desa wisata yang terkenal dengan sawah berundak dan tarian okokannya yang sangat sacral. Berjarak 54 km dari Denpasar, pemandangan indah sawah terasering ini bahkan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

Sedangkan Tanah Lot adalah dua pura di atas batu besar di pinggir pantai yang paling banyak dijadikan ikon di Bali. Tanpa datang ke Tanah Lot yang indah ini kita bisa dianggap belum datang ke Bali.

Diiringi dengan makan siang dan foto bersama, educational tour diakhiri dengan menikmati penampilan Tari Kecak Bali di sebuah restoran.

"Fantastis, lucu dan berkesan. Tempatnya juga indah," ujar Gholin Tshering, pimpinan Pramuka asal Bhutan.

Narator tari kecak memang kocak dengan bahasa Inggris dan Jepangnya.

Selain pergi ke tempat wisata, peserta juga diajak untuk mengunjungi Bumi Perkemahan Margarana, Tabanan, Bali. Rombongan diantar langsung oleh Ketua Kwarda Bali, Ketut Wija, dan disambut ratusan anggota Pramuka.

Seluruh rombongan, termasuk beberapa petinggi APR Scout Leader Summit, seperti Paul Parkinson, JR Panggilinan, dan Ketua Komite Kepramukaan Dunia, Joao Armando, tampak antusias bertemu dengan anak-anak pramuka Bali yang aktif menampilkan kebolehan keterampilan kepramukaannya.

"Kita juga meminta kepada setiap delegasi untuk menanam pohon Bumi Perkemahan Margarana. Ini untuk menjaga keseimbangan alam Bali, karena pohon adalah bagian dari mahkluk Tuhan perlu dijaga dan dirawat," ujar Ketua Kwarda Bali, Kak Ketut Wija.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya