Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Penumpang Harus Jadi Acuan Utama Jika Terjadi Delay

MINGGU, 23 APRIL 2017 | 13:58 WIB

Maskapai penerbangan harus benar-benar melaksanakan ketentuan pelayanan penumpang bila terjadi keterlambatan atau perubahan jadwal penerbangan.

"Pelayanan penumpang terutama kejelasan informasi dan kompensasi sebagai perlindungan hak konsumen harus jadi acuan utama bila maskapai alami keterlambatan penerbangan atau perubahan jadwal penerbangan," ujar  Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso menanggapi beberapa kasus keterlambatan penerbangan seperti dilansir JPNN.Com.

Menurut dia, banyak faktor yang menjadi penyebab keterlambatan dan perubahan jadwal penerbangan antara lain, faktor internal maskapai maupun eksternal.


Ketentuan terkait kompensasi keterlambatan penerbangan yang diatur dalam PM 89 Tahun 2015 menyebutkan bahwa ganti rugi harus diberikan oleh maskapai penerbangan bila terjadi keterlambatan penerbangan.

"Kami akan mengevaluasi kekurangan yang terjadi pada pengelola bandara dan semua maskapai penerbangan yang mempunyai jadwal penerbangan melalui Bandara Halim Perdanakusuma, secepatnya dilakukan evaluasi secara mendalam untuk meningkatkan pelayanan dan menghindari keterlambatan penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta," tutur Agus.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya