Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Kemenkes Diminta Ganti ULP RSCM

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 20:08 WIB | LAPORAN:

RMOL. Dugaan ketidakberesan dalam Pemilihan Mitra Kerja Kerjasama Operasional Laboratorium Patologi Klinik Terpadu RSCM dipertanyakan.

Kementerian Kesehatan diminta untuk mengganti Unit Lelang Proyek (ULP) di RSCM karena sarat kejanggalan.

"Lelang untuk pekerjaan ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali dan dua kali pertama dibatalkan karena kami menduga ada settingan untuk meloloskan pihak-pihak tertentu
Dan karena hal tersebut dibatalkan," kata Presidium Kamerad, Haris Pertama, di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta (Jumat, 21/4).

Dan karena hal tersebut dibatalkan," kata Presidium Kamerad, Haris Pertama, di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta (Jumat, 21/4).

Haris datang ke Kemenkes bersama ratusan anggota Kamerad. Mereka melakukan aksi damai sekaligus menyuarakan kejanggalan lelang yang sudah dilakukan ketiga kalinya.  

Haris menegaskan, terlihat jelas bahwa persyaratan administrasi dibuat untuk kembali mengakomodir pihak-pihak tertentu agar kemudian yang ikut dalam lelang menjadi terbatas dan mudah untuk diatur.

"Sangat jelas di dalam persyaratan administrasi ini diberlakukan persyaratan diskriminatif yang sangat bertentangan dengan Perpres khususnya di bidang pengadaan barang dan jasa, bahwa pengadaan barang dan jasa itu harus dilakukan secara efisien, transparan dan terbuka," terang dia.

Persyaratan diskriminatif tersebut, kata Haris lagi, pada akhirnya hanya meloloskan pihak-pihak yang memang sedari awal diatur untuk menang.

"Mengapa tidak dibuka secara terbuka dan bertanggung jawab sehingga rumah sakit bisa mendapatkan beberapa calon-calon mitra untuk kemudian memilih yang terbaik bagi kepentingan rumah sakit tetapi malah melakukan persyaratan diskriminatif," urai dia.

Haris menambahkan, ada indikasi yang menjadi kecurigaan bagi semua pihak dimana di dalam persyaratan administrasi hanya dicantumkan pengalaman di bidang laboratorium selama empat tahun terakhir.

"Kenapa dalam persyaratan administrasi itu seperti ada pembatasan untuk mengakomodir pihak tertentu, pengalaman di laboratorium patologi klinik selama empat tahun terakhir di tipe A," tandasnya. [sam]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya