Berita

Novel Baswedan

Hukum

KPK Berharap Dapat Informasi Signifikan Soal Kasus Novel Dari Polri

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 18:20 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Kepolisian RI bisa menemukan titik terang terkait investigasi kasus penyerangan air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan hingga saat ini, pihaknya belum mendapat keterangan dari pihak Kepolisian mengenai pelaku penyerangan Novel. Terlebih dalam sepekan ini, pihak kepolisian telah menggelar investigasi, olah Tempat Kejadian Perkara dan pemeriksaan saksi-saksi

"KPK saat masih menunggu identifikasi tersebut, siapa pihak yang diduga menjadi pelaku penyerangan dan tidak berhenti sampai di sana. Siapa yang menjadi dalang di balik serangan tersebut motifnya apa atau kaitannya secara persis seperti apa," ujar Febri di kantornya, jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (21/4).


Febri menambahkan, keterangan pihak Kepolisian terhadap investigasi kasus penyerangan Novel bukan hanya ditunggu KPK. Masyarat, sambung Febri juga menunggu hasil dari proses investigasi tersebut.

"Kami berharap beberapa hasil investigasi hasil olah TKP atau hasil pemerikaan yang dilakukan oleh tim dari Kepolisian bisa menghasilkan sesuatu. Saya kira itu bukan hanya harapan dari KPK, itu juga harapan dari pihak keluarga dan publik tentu saja. Kami berharap dalam waktu dekat ada informasi yang signifikan yang disampaikan," ujar Febri. [zul]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya