Berita

Hukum

Dirut MTI Ikut Bersaksi Kasus Suap Proyek Bakamla

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 13:30 WIB | LAPORAN:

Direktur Utama (Dirut) PT. Melati Technofo Indonesia (MTI), Sumario Heruwido diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap proyek satelit monitor di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan pemanggilan Sumario untuk melengkapi berkas pemeriksaan terhadap Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla, Nofel Hasan yang merupakan tersangka baru dalam kasus tersebut.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NH (Nofel Hasan, Kabiro pada Bakamla)," ujar Febri saat dikonfirmasi, Jumat (21/4).


Bukan hanya Sumario, penyidik ‎lembaga antirasuah juga memanggil sejumlah saksi lainnya, yakni, Sigit Susanto seorang karyawan, dan Danang Sriradityo Hutomo, wiraswsta. Keduanya juga diperiksa untuk tersangka Nofel Hasan.

Perusahaan yang dipimpin merupakan salah satu perusahaan pemenang tender proyek pengadaan alat satelit monitoring Bakamla tahun anggaran 2016. Belakangan diketahui, kemenangan PT MTI dikarenakan suap kepada pejabat Bakamla.

Tiga petinggi PT MT‎I, yakni Fahmi Dharmawansyah, M. Adami Okta, dan Stefanus Hardy diduga melakukan suap ke sejumlah pejabat Bakamla untuk memenangkan tender proyek ini. Alhasil, Satgas KPK menciduk ketiganya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

‎Ketiga petinggi PT MTI tersebut pun kemudian ditetapkan tersangka oleh KPK. Ketiganya disangkakan sebagai pihak pemberi suap. Bukan hanya ketiga petinggi PT MTI tersebut, KPK juga menetapkan tersangka terhadap pejabat Bakamla.

Adapun pejabat Bakamla yang telah ditetapkan tersangka yakni, Kabiro Perencanaan Organisasi Bakamla, Nofel Hasan, Deputi Informasi, Hukum, dan Kerjasama‎ Bakamla Eko Susilo Hadi, keduanya diduga menerima suap dari proyek satelit monitoring.

Sementara itu, pihak POM TNI telah menahan dan menetapkan satu tersangka lainnya dari kalangan militer yakni, Direktur Data dan Informasi Bakamla, Laksmana Pertama (Laksma) Bambang Udoyo. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya