Berita

Pesan Kunci

Jakarta, Prabowo Dan Mardani

KAMIS, 20 APRIL 2017 | 09:15 WIB | OLEH: HENDRI SATRIO

PILGUB Jakarta 2017 hampir tiba di penghujung tujuan. Hitung Cepat (quick count) yang dilakukan lembaga survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) menunjukan bahwa pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno unggul di semua wilayah Jakarta.

Anies-Sandi meraih 58,10 persen sementara petahana Basuki-Djarot hanya meraih 41,9 persen.

Hasil hitung cepat mencatatkan hanya di Jakarta Utara suara Basuki-Djarot (46,32 persen) paling mendekati suara Anies-Sandi (53,68 persen). Wilayah lainnya, Anies-Sandi jauh meninggalkan Basuki-Djarot. Jakarta Timur raihan suara Basuki-Djarot 38,35 persen, Anies Sandi 61,65%. Jakarta Barat yang sempat dicitrakan menjadi lumbung suara Basuki-Djarot ternyata tidak seperti yang diduga, di sini Anies Sandi meraih 56,73 persen suara sementara petahana hanya 43,27 persen.


Wilayah Jakarta Selatan yang pada putaran pertama dimenangkan oleh Anies-Sandi juga mampu dipertahankan dengan meraih 59,22 persen suara sementara Basuki-Djarot meraih 40,78 persen saja.

Pada awal pelaksanaan hitung cepat sempat terjadi susul menyusul raihan suara di Jakarta Pusat walaupun akhirnya Anies-Sandi juga berhasil unggul suara 56,10 persen sementara Basuki Djarot 43,9 persen.

Anies-Sandi bahkan unggul jauh di Kepulauan Seribu dengan meraih 73,65 persen sedangkan Basuki-Djarot hanya mampu mendapatkan 26,35 persen.

PKS yang pernah menguasai akar rumput Jakarta pada 2004-2009 dengan didukung oleh hirarki Gerindra mampu menghadirkan kesolidan dukungan bagi Anies-Sandi. Komando pemenangan yang dibebankan pada PKS sukses berhasil dijalankan.

Mardani Ali Sera, komandan tim pemenangan asal PKS secara cerdas mampu membuat akar rumput PKS di Jakarta rapat dan solid memenangkan Anies-Sandi. Cara yang digunakan Mardani sebetulnya sederhana tapi tajam ke jantung warga Jakarta. Mardani berkali-kali mengingatkan timnya bahwa perjuangan harus diawali dengan keikhlasan.

Sebagai warga asli Jakarta, Mardani paham betul bagaimana membuat hati warga Jakarta berpihak kepada jagoannya. Terlebih sebagai Cagub yang pernah coba diusung PKS, Mardani sudah memiliki massa loyal yang layak diperhitungkan.

Prabowo Subianto adalah nama yang patut mendapatkan pujian pada perhelatan kali ini. Prabowo sukses menjadi King Maker bagi warga Jakarta. Bagaimana tidak, dua kali berturut-turut jagoan Prabowo menjadi juara di Ibukota. Keputusan Prabowo mempercayakan komando pemenangan pada Mardani dan PKS merupakan keputusan berani dan jeli.

Sangat mungkin kombinasi Prabowo-Mardani atau Gerindra-PKS masih akan kita lihat pada Pilkada serentak 2018 di daerah lain.

Jawa Barat misalnya, bukan tidak mungkin, Prabowo kembali akan menghukum anak nakal yang pernah diusungnya menjadi Kepala Daerah namun saat ini membelot ke parpol seperti yang telah dia lakukan pada Basuki di Jakarta.

Mungkin saja...[***]


Penulis adalah pendiri lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKopi)

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya