Berita

Net

Hukum

Strategi KPK Ungkap Pembisik Miryam

SELASA, 18 APRIL 2017 | 19:08 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki strategi untuk mengungkap aktor yang membisiki bekas anggota Komisi II DPR RI Miryam S. Haryani untuk memberikan kesaksian palsu di sidang kasus korupsi proyek pengadaan kartu identitas elektronik (e-KTP) beberapa waktu lalu. Salah satunya melalui pemanggilan saksi yang tidak terhenti pada pengacara Elza Syarif.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik memiliki strategi dalam memanggil saksi-saksi yang dinilai relevan untuk dimintai keterangan.

Termasuk akan memanggil pengacara muda Anton Taufik, pihak yang diduga memberikan pengaruh kepada Miryam, serta pihak berinisial SN dan RA yang muncul dalam pemeriksaan Elza Syarif, Senin (17/4) kemarin. SN dan RA diduga memerintahkan Taufik untuk mempengaruhi Miryam agar mencabut Berita Acara Pemeriksaan yang membuat Miryam menjadi tersangka kasus keterangan palsu.


"Kami pasti buat strategi siapa yang akan diperiksa setelah Elza. Intinya saksi yang relevan dan keterangannya dibutuhkan untuk konstruksi besar pasti dipanggil. Kapan diperiksa, nanti disampaikan lebih lanjut," terang Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (18/4).

Diketahui, inisi SN dan RA disebutkan oleh penyidik KPK saat melakukan pemeriksaan Elza Syarif sebagai saksi terkait kasus yang menyeret nama Miryam.

Menurut Elza penyidik KPK ingin mendalami kepentingan Anton Taufik menyambangi kantornya yang bersamaan dengan kehadiran Miryam. Dalam pemeriksaan, dirinya baru mengetahui bahwa Taufik merupakan anak buah RA, salah satu pengacara partai ternama. Meski demikian, pengacara terpidana M. Nazaruddin itu tidak mengetahui kepemtingan Taufik menyambangi Miryam di kantornya.

Diketahui, bukan kali ini saja Elza dimintai keterangan terkait kasus yang menyeret Anggota komisi V DPR, Miryam S Haryani. Dalam pemeriksaan perdana pada Rabu (5/4) lalu, penyidik mendalami terkait pertemuan dirinya dengan Miryam. Pasalnya dalam persidangan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, Miryam mengaku pernah menyambangi Elza di kantor pengacara Elza.

Menurut Elza dalam pertemuan itu, Miryam sempat bercerita mengenai adanya sejumlah pihak yang menginginkan agar Miryam membantah seluruh BAP saat pemeriksaan di KPK beberapa waktu lalu.

Miryam merupakan salah satu kunci dalam mengungkap aliran uang korupsi proyek pengadaan e-KTP. Dalam BAP yang telah dicabut, Miryam memberikan langsung uang terkait proyek e-KTP kepada beberapa anggota DPR periode 2009-2014. Diantaranya yakni, Yasonna Laoly, Arief Wibowo dari Fraksi PDI Perjuangan di ruang kerja. Kemudian Teguh Juwarno dari Fraksi PAN, Agun Gunanjar dari Fraksi Golkar.

Nama-nama yang disebutkan dalam BAP Miryam disebutkan juga dalam Surat dakwaan Irman dan Sugiharto. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya