Berita

Nusantara

Soal Maraknya PNS Gabung Ke LSM, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Tangerang

SELASA, 18 APRIL 2017 | 09:44 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Naziel Fikri mengkritisi keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat  (LSM) yang menjamur di Tangerang belakangan ini. Menurutnya, jika kehadiran LSM bertujuan untuk kontrol publik, itu sah-sah saja.

“Itu memang hak warga dan diatur dalam undang-undang demokrasi,  dalam sisi ini ada kewenangannya,” ujar Naziel saat dihubungi Senin (17/4).

Tapi politikus PPP ini sangat menyayangkan adanya LSM yang kehadirannya justru berubah fungsi. “Akhir-akhir ini banyak LSM yang hanya bergerombol dalam sebuah organisasi, tapi tidak punya kemampuan ke arah mengkritisi. Sifatnya hanya memunculkan isu saja, spontanitas atau sporadis,” lanjutnya.


Terkait rumor yang beredar di masyarakat tentang adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Tangerang ikut terlibat di dalam LSM, Naziel punya pendapat lain setelah menelusuri dan menemukan bukti. Salah satunya saat DPRD Kabupaten Tangerang menggelar hearing dengan aktivis Jaringan Anak Rakyat (JANKR) untuk membahas hal tersebut belum lama ini.

Di antara yang hadir, ada seorang PNS bernama Budi Usman yang ikut mendampingi rombongan.  “Yang datang ke ruangan saya ada lima sampai tujuh orang, salah satunya Budi Usman,” tegasnya.

Naziel sempat mempertanyakan kapasitas Budi Usman yang dia ketahui merupakan PNS di Tangerang Selatan (Tangsel). “Karena yang bersangkutan super aktif berbicara menyampaikan aduan dibanding Darma yang tertulis dalam surat sebagai Koordinantor JANKR,” tambahnya.

Menurut Naziel, PNS adalah Aparatur Sipil Negara (ASN). “Seorang ASN kan mempunya kode etik dan peraturan tertentu. Secara etika menurut saya relatif kurang pantas kalau seorang PNS masuk sebagai LSM. Meski dalam undang-undang mungkin diperbolehkan,” sambungnya.

Sementara itu, menyoal LSM JANKR sendiri, Naziel mengaku tidak tahu menahu. “Saya tidak tahu JANKR, apakah terdaftar di Kesbangpol atau tidak. Apakah JANKR itu personifikasi sebagai penyambung lidah masyarakat secara khusus di wilayahnya atau tidak. Apakah JANKR itu bergerak murni dalam memperjuangkan aspirasi, ini yang saya belum tahu,” pungkas Naziel Fikri. [did]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya