Berita

PDIP Jabar/Net

Politik

PDIP Jabar Gelar Rakor Untuk Menangkan Pilkada Jakarta

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 20:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Seluruh pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Fraksi DPRD Provinsi Jabar, anggota fraksi DPRD Kota dan Kabupaten se-Jabar, kepala daerah, serta KSB DPC se-Jabar melaksanakan rapat koordinasi pemenangan Ahok-Djarot di Posko Jabar di Lebak Bulus, Jakarta Selatan (Sabtu, 15/4).

Menurut Ketua Fraksi DPRD Jabar sekaligus Bendahara PDI-P Jabar Waras Wasisto, lima hari sebelum Pilkada DKI seluruh kekuatan partai di Jabar turun memenangkan Ahok-Djarot.

"Sabtu besok kami rapat koordinasi di Menara 165 sampai hari pencoblosan. Ada 265 orang yang akan kumpul. Anggota dewan, pengurus partai dan kepala daerah asal kabupaten kota se-Jabar," tegas Waras.


Ditambahkan Waras, rapat tersebut merupakan komitmen partai untuk bergotong royong memenangkan Ahok. "Ini adalah budaya gotong royong partai. Karena pemenangan ini adalah tanggungjawab bersama seluruh pengurus partai atas instruksi ketua umum. Dan sebagai kader partai harus tegak lurus," ucapmya saat ditemui disela-sela kesibukannya mempersiapkan acara rakor.

Waras pun mengatakan nantinya para peserta rakor akan dibagi habis di wilayah Jakarta Selatan, Jaktim dan Jakarta Utara.

"Kalau kami sebut peserta rakor adalah pengampuh yang akan ditugaskan di tiga wilayah di DKI. Masing-masing pengampuh wajib memenangkan pilgub di wilayah yang ditugaskan. Tentunya berkoordinasi  dengan pengurus DPC setempat. Dan sasaran kami adalah penduduk urban, khususnya suku Sunda dan Jawa," urainya.

Seperti diketahui, tidak hanya Provinsi Jabar saja yang ditugaskan membantu pilkada DKI. Namun semua provinsi ditugaskan untuk bergotong royong memenangkan Ahok-Djarot.

Sebelumnya, 11 April 2017 DPP PDI-P mengumpulkan seluruh anggota fraksi DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia di Hotel Red Top Jakpus. Tujuannya juga adalah mengerahkan kekuatan untuk pemenangan DKI. [ian]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya