Berita

M. Jusuf Hamka/Net

Politik

Jusuf Hamka Bereaksi

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 14:41 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

"Hati saya sangat terluka. Minta Lieus Sungkharisma dampingin saya buat LP sore ini juga!!" kata H. Jusuf Hamka.

Dia bilang begitu pasca kirim link berita  https://m.detik.com/news/berita/3474511/meski-memaafkan-gubernur-ntb-trauma-dengan-kata-makian-dari-shs

Seorang bocah (Steven Hadisurya) mencaci-maki Gubernur NTB Bapak Muhammad Zainul Majdi. Caci-makinya sempurna gunakan SARA. Pengusaha Tanri Abeng berang. Netizen ramai di sosmed.


Semalam, saya sudah bicara dengan lawyer Farhat Abbas. Dia bilang akan pelajari kasus ini. Jusuf Hamka minta dia jadi kuasa hukum untuk menggugat Steven Hadisurya. Bambang Akuet nyatakan akan ikut teken LP. Siang ini, saya dapat kabar bahwa Farhat Abbas bersama Elsa Syarif akan jadi kuasa hukum Jusuf Hamka. Rencananya, surat gugatan (LP) akan diantar ke Mapolda Metro Jaya atau Bareskrim malam ini.

Tadi, mantan aktivis pemuda Tionghoa menyatakan timnya sedang mencari si Steven. Dengar-dengar dia tinggal di sekitar Meruya. Begitu laporan si pemuda. Jusuf Hamka bilang ke saya, bahwa bila polisi tidak menegakan hukum, maka Jusuf Hamka akan bertindak sendiri. Steven bakal diadili dengan hukum rimba. Jusuf marah sekali melihat arogansi bocah bernama Steven itu.

Menurutnya, Tuanku Guru Baja Muhammad Zainul Majdi adalah seorang yang santun dan baik. Tidak pantas dicaci maki sedemikian rupa.

Ulah Steven sungguh memalukan. Dia menyalahi kaidah Confucianism. Kongzi berkata, "Di empat penjuru lautan semua manusia bersaudara". (Lun Yu XII:5)

Aneh, pasca Ahok berkuasa, ada semacam arogansi rasial muncul di segelintir orang-orang Tionghoa. Di sosmed, mereka meraja-lela. Seperti orang kesurupan. Siapapun di-bully, dicaci, difitnah, dihina. Mereka ngga pernah baca advis dari Chris Lowe, "Stupidity combined with arrogance and a huge ego will get you a long way".

Pasca Ahok menista Surat Al Maidah 51, pengikutnya ikut-ikutan. Begitu juga dengan arogansi Ahok. Diikuti juga oleh pengikutnya.

Saya senang Jusuf Hamka, Lieus Sungkharisma, Bambang Akuet, Farhat Abbas dan Elsa Syarif akan melaporkan perilaku Steven nanti malam. Sementara, sedemikian banyak ormas dan LSM Tionghoa yang dulu banyak ngomong soal kesetaraan, anti diskriminasi ras, keberagaman dan sebagainya mendadak satiawan di bibir pasca Ahok berkuasa. Ini rezim aneh.

Semoga semua komponen anak bangsa sadar. Ahok tak pantas jadi gubernur. Mendukung Ahok sama sama saja dengan kasi pedang kepada orang yang tidak bisa menari. Seperti kata Kongzi, "Don't give a sword to a man who can't dance."[***]

Penulis merupakan aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya