Berita

Politik

RelaNU Siap Kawal Suara Badja dari TPS Hingga Penghitungan

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 14:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dengan melibatkan semua koordinator kecamatan dan koordinator pengajian RT se-Jakarta Pusat, Relawan Nusantara (RelaNU) menggelar koordinasi untuk merapatkan barisan.

Koordinasi untuk memenangkan pasangan Basuki-Djarot (Badja) ini dilaksanakan di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/4). Koordinasi ini bertujuan agar pada hari pemungutan suara mereka siap dengan kerja-kerja di TPS, baik sebagai saksi maupun untuk memastikan suara Basuki-Djarot benar-benar aman.

Koordinator Wilayah RelaNU Jakarta Pusat, Ita Rahmawati mengatakan, para simpatisan RelaNU harus berjuang sampai titik penghabisan di setiap TPS pada pemungutan suara 19 April mendatang. Sebab banyak yang menyebut selisih suara antara pasangan nomor 2 dan nonor 3 hanya sekitar satu persen.


"Saya minta semua anggota RelaNU mengepakkan sayapnya. Berjuang sampai hari H dan harus terus dikawal mulai dari menjelang pencoblosan, saat pencoblosan sampai penghitungan suara," ujarnya.

Ita juga nenegaskan bahwa setiap ada kecurangan ataupun hal-hal yang mencurigakan harus segera dilaporkan ke pihak keamanan. Jangan sampai ada suara yang hilang dan catat dengan seksama perolehan suara di masing-masing TPS.

Pada kesempatan sama, Aziz Syarif selaku koordinator RelaNU Jakarta mengatakan, kalau mau jujur dan mengakui fakta maka semua bisa melihat bahwa pasangan Ahok-Djarot telah memberikan bukti nyata dalam membangun Jakarta.

"Pasangan nomor urut 2 bukan hanya nembuktikan kerja tapi juga menjelaska kepada masyarakat bahwa semua program yang dijalankan selama betul-betul untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Syarif juga menegaskan bahwa banyak majelis ilmu yang kini hidup di masyarakat dan itu semua mendapat dukungan dari Ahok-Djarot. Jika berfikir jernih, maka mana yabg benar dan mana yang masih sebatas janji akan bisa dilihat dan dirasakan.

"Apa yang kita perjuangkan dalam Pilkada DKI ini demi kemaslahatan dan kemajuan rakyat DKI Jakarta. Kita bangun majelis ilmu menjelaskan mana yang benar dan mana yang hanya retorika. Pilihan kita akan kita perjuangkan sampai menang," jelasnya. [ysa]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya