Berita

Net

Hukum

Penyusun Harga E-KTP Masih Misteri

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 21:21 WIB | LAPORAN:

Sekretaris panitia lelang pengadaan kartu identitas elektronik (e-KTP) Pringgo Hadi Tjahyono mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses teknis proses lelang proyek itu.

Menurutnya, yang lebih mengerti dalam proses lelang adalah tim teknis yang diminta Kementerian Dalam Negeri untuk membantu pelaksanan pengadaan e-KTP. Termasuk dalam membuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan spesifikasi e-KTP.

Tim teknis, sambung Pringgo, lebih menguasai proses HPS dan spesifikasi e-KTP. Termasuk memberi penilaian kepada perusahaan yang mengikuti proses lelang dan pengujian sistem keamanan atau Proof of Concept (POC) dalam e-KTP.


"Memang saya teknisnya juga tidak dilibatkan. Instrumen penilaian dari tim teknis," ujarnya saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (13/4).

Menurut Pringgo, sedari awal sudah mempertanyakan penunjukkan dirinya sebagai sekretaris panitia lelang dengan ketua panita Drajat Wisnu Setyawan.

Pringgo menjelaskan, dirinya bukanlah pejabat struktural di Kemendagri, dan bukan pihak yang pantas untuk menduduki posisi tersebut. Namun, saat itu, Drajat selaku ketua panitia lelang menunjuknya jadi sekretaris dengan tugas sebagai penghubung antara konsorsium pemenang tender dengan panitia lelang.

"Pertama kali dapat SK (surat keputusan) saya konfirmasi kepada panitia, kenapa saya bisa masuk padahal bukan (pejabat) strukturual. Tapi ketua panitia bilang tidak apa-apa, nanti Pak Pringgo sebagai penghubung saja," bebernya.

Di kesempatan yang sama, anggota tim teknis yang juga staf Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Arief Sartono mengakui dirinya hanya memberi masukan terkait teknis pengerjaan lelang e-KTP, namun tidak untuk menyusun HPS. Meski berdasarkan surat keputusan penugasan dari Kemendagri tim teknis memiliki wewenang untuk menyusun HPS, namun pihaknya tidak melakukan penyusunan.

"Kalau yang menyusun saya tidak tahu, soalnya kami fokus di teknis. Administrasinya seperti apa saya tidak tahu," ungkap Arief saat dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Irman dan Sugiharto.

Jaksa kemudian menyodorkan selembar kertas berisi detail harga produk dalam pengadaan yang ditandatangani Arief. Dia mengaku disuruh oleh seorang bernama Paryanto dari pihak Kemendagri.

"Panitia ada yang namanya Pak Paryanto, saya pikir dia suruhan. Dia minta saya tanda tangan usulan HPS, padahal saya tidak ikut ke lapangan soal rapat teknis," jelasnya.

Tim teknis lain Tri Sampurno juga mengatakan tidak pernah menyusun detail harganya. Meski begitu dia tidak mengetahui siapa yang menyusun HPS tersebut.

"Terkait HPS kalaupun sempat tanda tangan saya lihatnya seluruh anggota tim teknis ada. Kami disodorkan tapi bukan berati kita setuju. Saya kira itu dianggap prosedural saja makanya semua tim teknis teken," tuturnya. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya