Berita

Raden Argo Yuwono/Net

Hukum

Dijemput Paksa, Rekan Bisnis Sandiaga Digelandang Ke Mapolda

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 11:00 WIB | LAPORAN:

Polda Metro Jaya menjemput paksa rekan bisnis Sandiaga Uno, Andreas Tjahjadi yang sempat pergi ke luar negeri yakni ke Jepang dan Amerika Serikat karena mangkir dari pemeriksaan sebanyak dua kali.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono mengatakan penjemputan dilakukan pada Kamis (13/4) dini hari sekitar pukul 01.00 Wib. Andreas pun, kata Argo dibawa ke Mapolda Metro untuk dilakukan pemeriksaan.

"Intinya dua kali dipanggil tidak hadir ya sudah kita tadi malam karena ada informasi kita ambil di bandara dan bawa ke Polda," kata Argo kepada wartawan, Kamis (13/4)


Argo menambahkan, saat ini yang bersangkutan sedang dimintai keterangannya oleh penyidik terkait kasus dugaan penggelapan tanah sebagaimana yang dilaporkan oleh Edward Soeryadjaya melalui kuasa hukumnya Fransiska Kumalawati Susilo. Sementara statusnya masih sebagai saksi.

"Masih saksi‎, sekarang kan sedang diperiksa dan masih saksi sehingga belum ditahan," tambah Argo.

Di samping itu, Argo mengatakan belum ada langkah yang jauh terkait pencekalan terhadap Andreas. Karena menurut dia, sementara ini status Andreas masih sebagai saksi.

"Kan masih saksi, nanti kita lihat dulu lah ya. Masa saksi dicekal," jelas dia.

Untuk diketahui, Edward Soeryadjaya memberi kuasa kepada Fransiska Kumalawati Susilo melaporkan Sandiaga Uno dan rekan bisnisnya Andreas ke Polda Metro terkait kasus dugaan penggelapan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten.

Sandiaga mengaku mengenal nama Rr Fansiska Kumalawati Susilo yang merupakan istri kedua Edward Soerjadja. Edward Soerjadja adalah anak pendiri Astra International, William Soerjadjaja.

Calon wakil gubernur DKI itu mendatangi Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi pada Jumat, (31/3) lalu. Sandi baru pertama kalinya diperiksa untuk dugaan kasus penggelapan tanah. Sandiaga tiba di Polda Metro Jaya pukul 13.12 WIB dan selesai menjalani pemeriksaan pada 17.34 WIB.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya