Berita

Politik

Serikat Media Siber Indonesia Diperkuat Tokoh Nasional Non-Pers

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 01:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah tokoh nasional non-pers ikut memperkuat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), organisasi perusahaan media online yang didirikan beberapa waktu lalu oleh sejumlah pengelola media online nasional dan daerah.

Tokoh-tokoh nasional non-pers di tubuh SMSI itu antara lain adalah Jaya Suprana, Yusril Ihza Mahendra, Ryaas Rasyid dan Rizal Ramli. Bersama tokoh pers Dahlan Iskan dan pemilik jaringan media Chaerul Tanjung, tokoh-tokoh non-pers itu diberi kehormatan sebagai penasehat. Selain itu juga ada nama Prita Kemal Gani, pendiri London School of Public Relations (LSPR).

"Kehadiran tokoh-tokoh nasional dari kalangan non-pers ini kami rasa perlu untuk memperkaya pers nasional. Mereka memiliki kontribusi pada bidang-bidang lain yang sesungguhnya memiliki kaitan langsung dengan persoalan-persoalan yang kerap diperbincangkan pers nasional dalam beragam karya jurnalistik," ujar Ketua Umum SMSI, Teguh Santosa, usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu siang (12/4).


Teguh menyatakan keyakinannya bahwa tokoh-tokoh nasional dari luar kalangan pers yang memperkuat SMSI akan memberikan kontribusi positif pada insan pers pemilik dan pengelola media massa siber.

"Bagaimanapun juga kemerdekaan pers itu sesungguhnya adalah juga milik masyarakat luas. Kehadiran mereka juga untuk melindungi rakyat dari pemahaman dan praktik keliru atau kebablasan mengenai kebebasan dan kemerdekaan pers," katanya lagi.

Dalam acara FGD HPN 2018 itu, SMSI mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan pers di dunia digital. SMSI juga diberi amanat untuk menyelenggarakan kegiatan bekerja sama dengan komunitas pers mahasiswa di Indonesia.

SMSI didirikan di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2017 dalam sebuah pertemuan yang dihadiri pemilik dan pengelola media massa berbasis internet dari sejumlah daerah di Indonesia. Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL Teguh Santosa dipercaya memimpin SMSI hingga kongres pertama yang akan diselenggarakan tahun depan. Teguh didampingi Firdaus dari Banten yang bertugas sebagai sekretaris jenderal.

Pemilik dan pengelola media massa berbasis internet lainnya yang menjadi pengurus adalah Mursyid Sonsang (Jambi), Amir Machmud (Jawa Tengah), Endro S. Efendi (Kalimantan Timur), juga Mahmud Matanarang (Sulawesi Tengah) dan Alberth Yomo (Papua).

Dalam FGD HPN 2018 yang dipimpin Penanggung Jawab HPN Margiono tersebut, Sekjen SMSI Firdaus menyampaikan bahwa SMSI telah memiliki pengurus di 18 provinsi. Ditargetkan sampai bulan depan SMSI akan berdiri di seluruh provinsi di Indonesia.

"Kami bersyukur karena banyak pemilik dan pengelola media massa siber di daerah yang memiliki visi yang sama dengan kami tentang pentingnya meningkatkan profesionalitas media massa siber. Tidak bisa dipungkiri, perkembangan ICT yang semakin pesat menuntut kita untuk bekerja sama dengan pihak-pihak lain dalam mematangkan kemerdekaan pers," demikian Firdaus.

SMSI telah diperkenalkan di Pertemuan Wartawan Dunia di Korea Selatan pekan lalu, dan menurut rencana akan diluncurkan pada hari Senin, 17 April 2017 di Hall Jaya Suprana di Mall of Indonesia, Kelapa Gading. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya