Berita

Foto/RMOL

Politik

Selain Mahkamah Syariat Tidak Ada Yang Berhak Kafirkan Orang

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 09:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Orang Islam tidak boleh mengkafirkan orang Islam lain. Apalagi hanya gara-gara pilihan politik dalam Pilkada.

Demikian disampaikan tokoh masyarakat Jakarta KH Khairul Fuad saat menyampaikan ceramah di hadapan 100 jamaah pengajian di Jalan Buni Kampung Malaka Masjid Al-Mochtar, Munjul, Cipayung, Jakarta Timur (Kamis, 7/4).

Khairul Fuad mengingatkan bahwa mengkafirkan orang bukan pekerjaan yang boleh dilakukan oleh setiap orang. Mengakfirkan orang atau takfir, adalah perkara yang berbahaya sehingga tidak boleh setiap orang menilai orang lain kafir.


"Sesungguhnya ini hanyalah tugas Mahkamah Syari’at, tugas para ahli ilmu yang telah kokoh keilmuannya, yang memahami hakikat Islam, memahami pembatal-pembatal islam, memahami keadaan-keadaannya, dan mempelajari realita manusia dan masyarakat mereka, merekalah yang berhak mengkafirkan," jelasnya.

Sementara para pelajar dan apalagi orang bodog, tegasnya, sama sekali tidak berhak mereka untuk mengkafirkan individu-individu atau jama’ah atau negara. Sebab mereka bukan ahlinya dalam menghukumi.

"Apalagi hanya karena perbedaan pilihan politik lantas kita begitu mudah mengkafirkan orang lain, adalah sesat pikir dan sesat iman. Dan inilah penista agama sesungguhnya," tegas Khairul Fuad.

Pengajian ini merupakan rangkain Ngaji Kebangsaan PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) di bawah koordinator Amilan Hatta. Bamusi merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hamka Haq dan Sekum Nasyirul Falah Amru. [ian]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya