Berita

Gus Nukman/RMOL

Politik

Bamusi: Islam Ajarkan Etika Dan Budi Pekerti

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 10:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Islam mengajar etika dan budi pekerti. Dalam Islam dikenal dengan istilah akhlak yang mengatur semua perilaku seharusnya manusia kepada manusia lain. Dan tugas utama Rasulullah SAW diutus ke muka bumi adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia.

"Jadi kalau ada orang yang mengaku beragama Islam, tapi dalam tata cara sehari-harinya tidak mencerminkan sikap dan kelakuannya sesuai dengan akhlak Islam maka patut dipertanyakan keislamannya," kata KH Muhammad Nukman Basori saat menyampai ceramah di hadapan jamaah di Jalan Tegal Parang, Mampang (Rabu, 5/4).

Dalam berbicara misalnya, Gus Nukman, menekankan agar setiap muslim wajib bicara dengan santun dan memaki tata krama. Pun demikian saat menyampaikan aspirasi kepada pemerintah harus disampaikan dengan cara yang baik dan dengan bahasa yang baik.


"Bukan menggunakan bahasa makian, cacian, ancaman dan bahkan meneror yang tak setuju dengan aspirasinya," ungkap Gus Nukman, yang merupakan Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi).

Kelompok yang menebar ancaman, ungkap Gus Nukman, justru mempermalukan Islam itu sendiri. Sebab Islam sendiri adalah agama yang mengajarkan kedamaian. Terlebih lagi kalau mengkafirkan orang Islam sendiri

"Dalam hadits Bukhari, Nabi SAW berkata bahwa orang yang menuduh orang lain kafir kepada sesama muslim maka kekafiran itu kembali kepadanya," tegas Gus Nukman mengingatkan.

Gus Nukman juga mengingatkan bahwa umat Islam Indonesia adalah orang Indonesia yang beragama Islam, bukan orang Islam yang datang ke Indonesia. Maka wajib hukumnya semua umat Islam Indonesia menjaga Pancasila sebagai landasan hidup warga negara Indonesia.

"Kalau ada orang yang tidak mau mengakui Pancasila sebagai landasan hidupnya dalam hal bernegara maka hengkang saja dari Indonesia ini," demikian Gus Nukman. [ian]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya