Berita

Bisnis

Freeport Digoyang

RABU, 05 APRIL 2017 | 15:24 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

SALAH satu indikator menguatnya infiltrasi RRT dan komunis lokal adalah polemik Freeport. Tahun 2004, komunis lokal menunggangi LSM menggugat PT. Newmont Minahasa Raya (NMR). Ampas Mercury dari tambang tradisional dituding hasil kerja Newmont. Rakyat marah. Pemerintah tertekan. Akhirnya, Newmont ditutup.

Hasilnya? Tidak ada apa-apa. Cuma memuaskan dahaga retorika "nasionalisasi". Ribuan orang kehilangan pekerja. CSR otomatis berhenti. Aktifis dapet panggung.

Komunis lokal hendak bereksprimen nasionalisasi ala Mao Zedong. Tiongkok sukses mengusir semua investasi asing dan misionaris. Periode kemiskinan yang panjang dilewati oleh Partai Komunis Tiongkok. Jutaan orang tewas. RRT bakal amblas bila Deng Xiao Ping tidak mereformasi diri.


Anyway, Tiongkok sukses melancarkan gerakan "nasionalisasi". Indonesia belum tentu. Ide meng-copy paste "Chinese Way" bukan hanya naive. Tapi berbahaya.

Bila Freeport diusir, katanya Beijing dan bos bank swasta siap take over. Zara Zettira memposting itu di wall akun facebooknya. Nanik Deyang greget dengan komentar seorang Ahoker yang campaign rencana pemerintah usir Freeport. Jika Ahoker mendukung, artinya ini program tidak patut digubris.

Sulit dipercaya bila pemerintah sanggup mengolah tambang. Sama seperti ketidak-mampuan Pertamina mengeksplorasi minyak. Kemungkinan besar, Beijing memang benar siap-siap ambil alih. Lantas, taipan rasis keturunan Chinese adalah pihak paling siap menjadi pemilik saham. Jadi, slogan "nasionalisasi" sebenarnya menguntungkan para taipan ini. Amat diragukan bila kolaborasi komunis dan taipan rasis bisa memberi kesejahteraan bagi rakyat. Khususnya orang Papua.

Cara-cara diktatorial komunis lebi keji dibanding eksploitasi Amerika. Freeport menggelontorkan 1 triliun rupiah per tahun sebagai dana CSR. Terbesar di seluruh Indonesia. Di atas semua konglomerasi seperti Sinarmas, Lippo grup, Berca dll. Penduduk lokal diberdayakan. Beijing belum tentu akan lakukan itu. Mereka ngga terbiasa musyawarah. Dikit-dikit gebuk. Nuduh makar. Masukin aktifis kritis ke dalam camp konsentrasi. Mengerikan.

Freeport memodernisasi Timika. Rumah Sakit klas I gratis, sekolah gratis, rumah ibadah, pemberdayaan masyarakat, serap tenaga kerja lokal dan lain sebagainya. Memang, laba mereka nyaris tak terhingga. Eksploitasi tetap eksploitasi. Namun, bila dikelola komunis dan taipan rakus, mungkin hasilnya lebi buruk dari itu. Adagiumnya, lepas dari mulut buaya masuk mulut harimau. Harimaunya lima ekor pulak. [***]

Penulis merupakan aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya