Berita

Nusron Wahid/Net

Politik

Nusron Wahid Dampingi Silaturahmi Ulama Dengan Warga Madura Di Jakarta

SENIN, 03 APRIL 2017 | 06:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Data orang Madura di Jakarta mencapai 200 ribu orang. Dan dukungan warga Madura di Jakarta mulai meningkat dengan adanya silaturrahmi antar warga Madura dengan para alim ulama.

"Diharapkan mayoritas warga Madura di DKI Jakarta bisa memilih pasangan Basuki-Djarot pada Pilkada DKI putaran kedua 19 April mendatang," kata Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera), Nusron Wahid, dalam Pengajian Umum Peringatan Rajabiyah bersama warga Madura se-DKI Jakarta di Jalan Talang, Jakarta, Minggu (2/4).

Pengajian kali ini juga dihadiri KH Imam Buchori Cholil. KH Imam adalah cucu Mbah Cholil Bangkalan yang merupakan penggagas berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) bersama KH Hasyim Asy'ari.


Nusron menjelaskan, banyak program yang dijalankan Basuki-Djarot cocok dengan warga Madura yang dikenal sangat Islami. Misalnya memberikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Santri khusus bagi warga DKI Jakarta yang ingin mondok di Jawa dan daerah lainnya. Mereka akan tetap dapat KJP dari Jakarta.

Tidak hanya itu, Nusron juga menjelaskan bahwa bagi warga DKI Jakarta yang kuliah pun akan mendapat KJNU dengan nominal Rp 18 juta setahun. Ini merupakan program Basuki-Djarot yang sangat bermanfaat bagi warga Madura yang banyak cari nafkah di Jakarta.

Perwakilan Warga Madura KH Ibnu Hazen dalam sambutannya mengatakan, bulan Rajab sangat istimewa salah satunya dengan membaca shalawat seperti dibacakan para jamaah warga Madura yang ada dalam peringatan Rajaban kali ini. Selain itu, silaturrahmi juga sangat bermanfaat seperti membuat panjang umur, menambah rejeki, sehat dan banyak sekali.

"Dan siapa yang memutus silaturahmi dilaknat oleh Allah SWT. Makanya kita tidak saling hujat, tak saling mengkafirkan sesama muslim. Bahkan ada yang memutus silaturrahim padahal itu yang dibenci dan dilaknat oleh Allah SWT.

"Kalau pilih nomor dua, jangan takut dikafirkan. Sebab itu hak prerogatif Alloh SWT dan enggak boleh mengkafirkan. Enggak boleh saling mengkafirkan emangnya surga punya nenek moyang mereka," imbuh Ustadz Ibnu.

Warga Madura yang ada dari kawasan pulau Jawa tapal kuda hadir di sini. Mulai dari Banyuwangi sampai ke Sumenep dan Bangkalan dan daerah lainnya.

"Rencana yang hadir dalam majelis ini 2.500 orang untuk hadir di sini, tapi yang datang sampai 3.000. Ini yang hadir ibu-ibu karena yang laki sedang jualan sate. Dan Alhamdulilah sangat antusias," ungkapnya. [ian]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya