Berita

Nusantara

1.500 Korban Banjir Padangsidimpuan Masih Bertahan Di Posko Pengungsian

SELASA, 28 MARET 2017 | 14:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ribuan warga korban banjir bandang di Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, masih menempati tenda-tenda darurat yang dibangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut bersama stakeholder terkait seperti TNI, Polri dan Badan SAR.

Pihak BPBD Sumut juga masih melakukan pendataan terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat tersapu banjir bandang, Minggu malam (25/3) lalu.

Kepala BPBD Sumut, Riadil Akhir mengatakan jumlah pengungsi yang menempati posko darurat mencapai 1.500 orang dari sekitar 453 kepala keluarga.


"Masih terus dilakuakan pendataan, jumlahnya naik turun karena lain pagi dan lain siang," katanya seperti dilansir dari rmolsumut.com, Selasa (28/3).

Riadil Akhir menjelaskan, sejak kemarin mereka sudah mendirikan posko darurat di sekitar lokasi bencana. Posko darurat tersebut terdiri dari dapur umum, posko kesehatan dan posko penampungan bagi masyarakat yang menjadi korban.

Bantuan logistik dan obat-obatan juga sudah ditempatkan pada masing-masing posko untuk melayani seluruh kebutuhan para pengungsi.

"Logistik sudah masuk dari berbagai elemen termasuk dari Jakarta, dari TNI, Polri termasuk dari elemen-elemen masyarakat," ujarnya.

Saat ini menurut Riadil Akhir, status tanggap darurat masih diberlakukan sembari terus mendata korban maupun kerugian harta benda dan areal pertanian milik warga yang tersapu banjir. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya