Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Pergerakan Jembatan Cisomang Dipantau Real Time Dengan Robotic

SENIN, 27 MARET 2017 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Kerusakan Jembatan Cisomang yang diperbaiki sejak 23 Desember 2016 lalu akhirnya mendekati rampung.

Setelah diketahui ada pergeseran, pihak pengelola tol Jasa Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) membatasi kendaraan yang melintasi jembatan Cisomang. Jadi hanya untuk kendaraan golongan I (non bus/truk).

Selain perbaikan secara menyeluruh, pihak Jasa Marga dan Kementerian PUPR juga memantau pergerakan pilar jembatan Cisomang secara real-time dan kontinu menggunakan teknologi robotic monitoring system.


"Tiga bulan ini kita monitoring dengan robotic monitoring system untuk pergerakan secara real time, kontinu, sambil kita perbaiki. Pegerakan dominan itu di penyanggga 2 dan 5 lalu kita pasang struktur baja untuk penguatan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau jembatan Cisomang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (27/3).

Perbaikan terutama untuk menghentikan pergerakan jembatan akibat kondisi geologi dan beban jembatan. Penambahan beberapa pilar menggunakan carbon reenforce fiber polymer untuk memperkuat daya dukung jembatan.

Kini, dari hasil pemantauan, jembatan Cisomang sudah stabil diam atau tidak mengalami pergeseran lagi.
Per tanggal 1 April 2017, Jembatan Cisomang sudah bisa dilalui seluruh golongan kendaraan hingga golongan V dengan beban maksimal 45 ton.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya