Berita

Foto/Net

Politik

Harapan Megawati Soekarnoputri Kepada Irwandi Yusuf

KAMIS, 23 MARET 2017 | 23:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemerintah dan masyarakat Aceh diharapkan memberikan perhatian yang serius terhadap Taman Nasional Gunung Leuser. Sehingga Kawasan Pelestarian Alam itu selalu dalam kondisi yang baik.

Begitu harapan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat berdialog dengan Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf di kediamannya Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (23/3) sore.
 
“Saya berharap Taman Nasional Gunung Leuser dijaga. Karena taman nasional tidak hanya untuk kita saja tapi internasional juga mengamatinya. Apa langkah Aceh untuk bisa melakukan penyelamatan Taman Nasional Gunung Leuser,” ujarnya.
   

   
Selain itu, Megawati juga meminta Pemerintah Provinsi Aceh untuk memberikan perhatian yang cukup terhadap sejumlah tokoh wanita pejuang yang namanya sudah melegenda, seperti Tjut Nyak Dien dan Laksamana Malahayati.
 
“Mereka simbol perjuangan yang berasal dari kaum perempuan Aceh. Bukan karena saya perempuan juga lho,” kata Megawati.
 
Dia mengatakan Irwandi Yusuf bersama masyarakat Aceh tentu bisa melakukan dialog atau kajian secara khusus sehingga para wanita pejuang tersebut akan terus dikenang khususnya oleh masyarakat Aceh.

Megawati pun sempat menyinggung keberadaan makam Muhammad Daud Syah yang merupakan Sultan Aceh terakhir, yang menurut informasi berada di salah satu wilayah di Jakarta.

Megawati juga meminta Irwandi bersama seluruh masyarakat Aceh untuk bergotong royong demi kemajuan dan masa depan Aceh yang lebih baik.
 
"Saya punya alasan kenapa mengusung Pak Irwandi Yusuf dalam pilkada kemarin. Saya berharap beliau bisa menjadi landasan era baru Aceh," ucap Megawati.

Untuk diketahui, Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) adalah salah satu Kawasan Pelestarian Alam di Indonesia seluas 1.094.692 Hektar. Taman nasional ini mengambil nama dari Gunung Leuser yang menjulang tinggi dengan ketinggian 3404 meter di atas permukaan laut di Aceh.

Taman nasional ini meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pegunungan tinggi yang diliputi oleh hutan lebat khas hujan tropis, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya,pariwisata, dan rekreasi. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya