Berita

Foto/Net

Bisnis

Pindad Mau Fokus Garap Senjata Pesanan Polri

Wakapolri Syafruddin Ditunjuk Jadi Komisaris
RABU, 22 MARET 2017 | 09:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) merombak jajaran dewan komisaris PT Pindad (Persero). Wakil Kepala Polisi RI (Wakapolri) Syafruddin ditunjuk sebagai anggota komisaris.

Kehadiran seorang anggota komisaris dari pihak kepolisian ini diharapkan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi bagi perusahaan.

"Selama ini kan orang ta­hunya, Pindad identik dengan Angkatan Darat. Nah, sekarang ada dari kepolisian juga. Jadi, ini menunjukkan bahwa Pindad milik masyarakat juga, bisa dari kalangan mana saja," tutur Sekretaris Perusahaan Pindad Bayu A Fiantono kepada Rakyat Merdeka, kemarin.


Di sisi lain, dengan adanya Wakapolri, pihaknya ingin lebih memahami persenjataan sesuai dengan yang dibutuhkan ke­polisian. Pasalnya, permintaan pengadaan persenjataan dari ke­polisian dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan.

"Secara nominal, naik drastis (pesanan), antara 10 sampai 12 kali lipat. Tapi, saya nggak bisa sebutkan jenis senjatanya apa, yang jelas, kebanyakan adalah alat pertahanan khusus dan amunisi," jelasnya.

Karena itu, dengan memahani karakter senjata yang dibu­tuhkan kepolisian, diharapkan akan semakin meningkatkan kinerja perusahaan ke depannya. "Kami juga ingin membuatkan kendaraan taktis kepolisian," imbuhnya.

Deputi Bidang Usaha Pertam­bangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, mewakili Men­teri BUMN Rini M Soemarno, melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad pada Selasa, 21 Maret 2017 di Kantor Kemen­terian BUMN.

Acara dihadiri Direksi PT Pindad (Persero), yaitu Direktur Utama Abraham Mose, Direktur Bisnis Produk Hankam Widja­janto, Direktur Keuangan dan Kinerja Sonatha Halim Yusuf, serta Direktur Teknologi dan Supply Ade Bagdja.

Fajar mengatakan, pember­hentian dan pengangkatan ang­gota Dewan Komisaris PT Pin­dad (Persero) dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Negara BUMN selaku Rapat Umum Pe­megang Saham (RUPS) Nomor: SK-59/MBU/03/2017 tanggal 21 Maret 2017.

"Ali Yusuf Susanto Wakil Komisaris, Djadja Sukirman dan D Doetoyo yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris, resmi mengakhiri masa tugasnya di PT Pindad (Persero). Posisinya digantikan oleh Sonhadji sebagai Wakil Komisaris, Sigid Witjaksono, dan Syafruddin sebagai anggota Dewan Komisaris," ungkapnya.

Adapun susunan dewan komisaris Pindad yakni Muly­ono selaku Komisaris Utama Pindad, Sonhaji selaku Wakil Komisaris Utama, Sigid Witjak­sono, Syafruddin, dan Alexandra Retno Wulan sebagai anggota Komisaris.

Ia menambahkan, pergantian anggota Dewan Komisaris da­lam sebuah perusahaan/instansi, adalah suatu peristiwa yang biasa terjadi. Hal ini terjadi, seir­ing dengan tuntutan dan perkem­bangan perusahaan, yang juga berkaitan dengan penyegaran dan regenerasi kepemimpinan.

"Perusahaan menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan sumbangsih yang diberikan selama bertugas memangku jabatan anggota Dewan Komisa­ris. Dan kepada anggota Dewan Komisaris yang baru, perusa­haan berharap dapat menjalank­an tugasnya dalam pengawasan serta memberikan masukan kepada direksi guna mendukung kemajuan perusahaan," tandas­nya. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya