Berita

Alm. Soeharto/Net

Politik

Dipastikan, Keluarga Pak Harto Dukung Anies-Sandi

MINGGU, 19 MARET 2017 | 20:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Beberapa hari lalu Basuki Tjahaja Purnama mengunjungi pengusaha Probosutedjo yang juga adik almarhum mantan Presiden Soeharto. Kunjungan Ahok ini memunculkan spekulasi bahwa keluarga Cendana memberikan dukungan pada Ahok dan berjuang agar Ahok memenangkan pemilihan gubernur DKI Jakarta.

Spekulasi ini dibantah orang dekat keluarga Cendana, Anton Tabah Digdoyo.

Dalam perbincangan dengan redaksi, Minggu petang (19/3), Anton Tabah menegaskan bahwa Probosutedjo dan keluarga Cendana sama sekali tidak mendukung Ahok.


“Saya sudah menghubungi Pak Probo. Beliau bilang Ahok ingin datang ke rumah saya. Sebagai orang Jawa mosok saya tolak. Saya justru banyak menasehati Ahok dengan perilaku dan sikapnya selama ini yang jauh dari rakyat kecil. Di Indonesia bahkan dimana pun akan ditinggal rakyat jika menjauh dari rakyat kecil,” cerita Probo seperti dikutip Anton Tabah.

Mengenai dukungan di arena pilkada Jakarta, sambung Anton Tabah, Probo dan keluarga besar Cendana selalu satu kata dan satu. Apapun pilihan keluarga besar Cendana akan ditaati.

Anton Tabah juga sudah mendapatkan keterangan langsung dari putri almarhum Pak Harto, Titiek Soeharto. Dia menghubungi Titiek, Minggu siang tadi.

“Apa Mas Anton kurang jelas dengan acara doa dan dzikir di Masjid Attin 11 Maret lalu. Yang kita undang Anies dan Sandi,” ujar Titiek Soeharto seperti ditirukan Anton Tabah.

“Itu jawabannya bahwa keluarga besar Pak Harto mendukung Anies dan Sandi untuk memimpin dan membangun Jakarta yang manusiawi dan islami,” demikian Anton Tabah yang pernah bertugas selama tujuh tahun sebagai Sekretaris Presiden Soeharto. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya