Berita

Nusantara

Menko PMK Serahkan PKH, PMT, KIP Dan KIS Di Sambas

JUMAT, 17 MARET 2017 | 14:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam jangka waktu per tiga bulan, ibu-ibu penerima program keluarga harapan (PKH) akan mendapatkan Rp 500 ribu. Sehingga total setiap tahunnya akan mendapatkan Rp 2 juta.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, saat memberikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Program Makanan Tambahan (PMT), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk, Kec Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (17/3).

Menurut Puan, ibu-ibu penerima PKH juga akan diberi masukan oleh pendamping PKH yang ada di setiap wilayahnya.Pendamping ini kan memberikan informasi yang lebih jelas kepada ibu-ibu.


Ini merupakan hari kedua kunjungan kerja Puan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam kesempatan ini, Puan juga menyerahkan KIS kepada 40 orang dan KIP untuk 439 siswa SD, SMP dan SMK. Jumlah total KIP di Kabupaten Sambas berjumlah 1034 siswa. Sementara untuk PMT diserahkan kepada 25 ibu hamil, 50 anak balita serta 400 anak sekolah. PKH diserahkan kepada 359 orang masyarakat sekitar.

Untuk siswa SD penerima KIP setiap tahunnya akan mendapatkan Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA/K Rp 1 juta. Dalam pembagian KIP, KIS, PKH dan PMT kali ini, Menko PMK mengatakan bahwa betapa beruntungnya masyarakat Kabupaten Sambas yang memperoleh bantuan itu.
 
"Selain dapat bantuan, Bapak, Ibu, Adik-adik juga dapat bertemu langsung dengan Bapak Presiden dan mengemukakan langsung persoalan di daerahnya," ucapnya.
 
Sementara itu, Presiden Joko Widodo juga mengingatkan kepada siswa penerima KIP untuk tidak menggunakan uang bantuan dengan membeli pulsa.
 
"Silahkan menggunakannya untuk keperluan pendidikan. Seperti membeli sepatu, tas, buku dan alat tulis. Kalau ketahuan membeli pulsa atau kebutuhan diluar pendidikan, KIP-nya bisa ditarik," tegasnya.

Selain Menko PMK, dalam kesempatan itu Presiden didampingi Menteri PUPERA, Basuki Hadimulyono; Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis; Sekretaris Kabinet, Promono Anung; Mendikbud, Muhadjir Effendy, Menkes, Nila Moeloek serta pejabat terkait. [ysa]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya