Berita

Agus Rahardjo/Net

Wawancara

WAWANCARA

Agus Rahardjo: Saya Tidak Pernah Melobi Orang, Semua Tidak Terjadi, Jadi Yakinlah...

KAMIS, 16 MARET 2017 | 08:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bos KPK ini agaknya merasa terganggu dengan tuduhan yang dilontarkan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyebut dirinya cawe-cawe melobi da­lam pengadaan proyek e-KTP. Agus Rahardjo membantah tuduhan itu.

Seperti diberitakan, Fahri menuduh Agus ikut melakukan lobi-lobi untuk memenangkan satu perusahaan dalam tender pengadaan proyek e-KTP ketika masih menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Fahri mengaku, mengetahui hal itu dari pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang sudah memberikan kes­aksian kepada KPK. Berikut penjelasan Agus terkait tudingan tersebut:


Anda diminta mundur dari kursi Ketua KPK oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah?
Begini lho. Ini semua sudah di pengadilan, ya mari kita buk­tikan di pengadilan. Saya tidak mau berpolemik di media massa seperti ini. Mari kita buktikan di pengadilan.

Anda dituduh terlibat da­lam perkara e-KTP. Benar begitu?
Janji saya, itu semua tidak terjadi, conflict of intern tidak terjadi.

Lantas tuduhan melakukan lobi-lobi itu bagaimana?
Saya tidak pernah melobi orang, saya tidak menjagoi orang, itu semua tidak terjadi, jadi yakinkanlah itu.

Anda dituduh melobi sejum­lah pejabat di Kementerian Dalam Negeri agar meme­nangkan salah satu konsor­sium?
Tidak pernah, nggak tahu saya konsorsium yang ikut berapa. Itu semua enggak terjadi, tapi saya enggak mau berpolemik, supaya nanti semua ini nanti pengadilan yang akan memutuskan.

Kalau anda dipanggil untuk memberikan kesaksian di pen­gadilan, Anda siap?
Kalau misalnya saya perlu dipanggil ke pengadilan, saya siap memberikan kesaksian itu. Kemudian yang jelas saya juga pesan begini, setiap kali ada tersangka kasus korupsi kok di­belain, itu juga mungkin kurang tepat ya. Mari kita bangsa dan negara ini bersama-sama mem­berantas korupsi dari negara kita. Langkah-langkah KPK ya jangan diganggu.

Seberapa besar keyakinan anda, KPK sanggup menye­lesaikan kasus korupsi e- KTP yang melibatkan banyak pembesar negeri ini?

Saya dan pimpinan ingin ka­sus ini tuntas, walaupun sejak awal penyelesainnya bukan lari jangka pendek, tapi ini adalah maraton.

Kapan targetnya?
Jadi ini Insya Allah ka­lau Tuhan memberikan izin, memberikan petunjuk, kita selesaikan kasus ini. Jadi bisa cepat seperti keinginan banyak orang.

Akan ada lagi tersangka yang dicekal pergi keluar negeri?
Ada, tapi saya nggak hafal. Saksi untuk besok mungkin banyak.  ***

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya